BERITA TERKINI

Pembukaan "Simphoni Musik Cinta Kampus Hijau"

Hari ini (13/06/2013) Wakil Rektor I IAIN Surakarta, Mudhofir Abdullah membuka acara "Simphoni Musik Cinta Kampus Hijau" di halaman gedung E. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan tentang pentingnya berorganisasi dan beliau juga berpesan untuk tetap berkarya asal tidak sampai mengganggu aktifitas kuliah mahasiswa tersebut.

AddThis Social Bookmark Button

IAIN Surakarta Fokus Menjadi UIN Berkelas Dunia

SOLO - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta konsisten untuk mengembangkan diri menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Surakarta. Hal ini salah satunya mereka aplikasikan melalui Workshop Internasional Pengembangan Perguruan Tinggi Islam Menuju Kelas Dunia dengan Peningkatan Kualitas Metode Pengajaran dan Dosen yang diadakan, Senin hingga Selasa (10-11/6) di Pascasarjana IAIN Surakarta.

Pada acara ini, IAIN Surakarta menggandeng senior mereka yang sudah dulu menjadi universitas yakni UIN Syarif Hidayatullah (Syahid) Jakarta. Dua pembicara dari UIN Syahid Jakarta yakni Dr Jamhari yang membicarakan tema Vission and Mission of the Islamic Higher Education dan Prof Dr Fuad Jabali dengan tema The Future Islamic Studies Challenges and Prospect. Selain itu, dua pembicara lain adalah Prof Tim Lindsey dari University of Melbourne dan Marry Glleghar.

"Di sini UIN Syahid Jakarta sudah lebih dulu menjadi UIN dan sudah banyak berhubungan dengan luar," ungkap Ketua Panitia Ismail Yahya.

Dr Jamhari pada paparannya ini mengungkapkan untuk menjadi UIN harus ada komitmen bersama dari semua stakeholders untuk bisa mengubah kampus Islam. Selain itu pengambil kebijakan seperti Departemen Agama harus mendukung. Tidak kalah pentingnya adalah komitmen untuk mengubah dari sudut akademik IAIN yang harus dikelola juga secara pendidikan. Prof Dr Fuad Jabali mengatakan bahwa IAIN Sebagai lembaga akademik kurang dikenal karena IAIN masih sulit mengenalkan dirinya apakah lembaga agama atau lembaga akademik. IAIN sebagai lembaga akademik mestinya membuka diri dengan orang lain dalam bidang keilmuan.

"Apakah orang nonmuslim bisa berkuliah di IAIN, boleh nggak dosennya nonmuslim. Ini harus mulai dipikirkan oleh IAIN sebagai lembaga akademik," ujarnya.

Sementara itu menurut Prof Tim Lindsey, agar bisa menjadi universitas kelas dunia yang harus dilakukan adalah komitmen dan kesungguhan dari semua pihak dan melakukan pendidikan yang berorientasi pada siswa.

Sementara itu, Rektor IAIN Surakarta Dr.Imam Sukardi, M.Ag, mengungkapkan untuk menjadi UIN masih banyak hal yang perlu dilakukan. Saat ini sudah melakukan banyak cara untuk mengarah ke sana. Dari segi sumber daya manusia sudah mencukupi. Sedangkan dari segi lahan justru belum mencukupi. Perlu 20 hektare untuk menjadi sebuah universitas sedangkan IAIN saat ini baru memiliki 6,5 hektare. "Tak kalah penting adalah kurikulum pendidikan yang juga perlu untuk diubah," pungkasnya.ara

 

AddThis Social Bookmark Button

PELANTIKAN PEJABAT DAN PENGAMBILAN SUMPAH PNS IAIN SURAKARTA

Dalam rangka penataan organisasi, Rektor IAIN Surakarta, Dr. Imam Sukardi, M.Ag. kembali melantik beberapa pejabat di lingkungan IAIN Surakarta pada hari Rabu, 8 Mei 2013. Pelantikan tersebut bertempat di Aula Pascasarjana IAIN Surakarta.  Para pejabat yang dilantik meliputi Dekan, Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian. Pelantikan tersebut masih merupakan satu rangkaian dengan pelantikan pejabat IAIN Surakarta pada tanggal 30 April 2013 yang lalu. Adapun para pejabat yang dilantik adalah:

  1. M. Usman, S.Ag., M.Ag.  sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
  2. H. Abdul Matin Bin Salman, Lc., M.Ag. sebagai  Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
  3. Sutrisno, S.H., M.Hum. sebagai  Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
  4. Nur Kholis Majid, M.Hum. sebagai  Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan
  5. Gunawan Bakdiyono, S.E. Kepala Subbagian Perencanaan pada Bagian Perencanaan dan Keuangan
  6. Siti Mukodimah, S.H. Kepala Subbagian Keuangan pada Bagian Perencanaan dan Keuangan
  7. Widaya, S.E.  Kepala Subbagian Tata Usaha pada Lembaga Penjaminan Mutu

Selain acara pelantikan, juga dilakukan pengambilan Sumpah PNS kepada pegawai IAIN Surakarta, yaitu Sunarti, S.E. dan Umi Muslikhah, S.E. Pengambilan sumpah PNS ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil, yang menyebutkan bahwa Setiap Calon Pegawai Negeri Sipil segera setelah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, wajib mengangkat Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil menurut agama/kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. JRT

AddThis Social Bookmark Button

FSEI IAIN Surakarta Dirikan LKBHI

SOLO – Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta mendirikan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI). Lembaga ini sengaja didirikan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat terhadap hukum Islam di tengah perubahan. Demikian disampaikan Ketua LKBHI, H. Masrukhin, S.H., M.H. dalam rilis yang diterima,kemarin.

Ia mengatakan, latar belakang dibentuknya lembaga ini adalah karena merosotnya tingkat kesejahteraan masyarakat, meningkatnya tindak kriminal dan kekerasan, ketidakadilan, tingkat kesejahteraan keluarga, masyarakat dan bangsa. “Secara khusus lembaga ini untuk memberikan wahana bagi mahasiswa IAIN khususnya mahasiswa Syari’ah dalam mengembangkan keahlian di bidang advokasi,” ungkap Mashrukhin.

Kata Mashrukhin, LKBHI adalah lembaga bantuan hukum yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat, sosial ekonomi, hukum dan budaya yang bertumpu pada pengembangan masyarakat demokratis dan berkeadilan. “Oleh karena itu, LKBHI berusaha merumuskan pemikiran dan ide-ide serta aksi nyata guna mengembangkan masyarakat menuju Civil Society. Melalui lembaga konsultasi dan bantuan hukum diharapkan dapat menjembatani khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pembangunan bidang hukum hingga advokasi litigasi di pengadilan,” jelasnya.

Dibentuknya LKBHI ini, lanjut Mashrukhin, diharapkan dapat melengkapi dan bersinergi dengan lembaga-lembaga pengabdian lain yang sudah ada. Disamping itu juga diharapkan dapat membantu IAIN Surakarta dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Dan menjadi wadah bagi mahasiswa yang mempunyai minat di bidang kepengacaraan (menjadi pengacara/advokat).

Tugas utama LKBHI, ungkapnya memberikan penyuluhan, konsultasi dan pencerahan hukum kepada masyarakat, memberikan advokasi atau bantuan hukum, mengembangkan jaringan (networking) dengan lembaga terkait dan konsen terhadap pemberdayaan masyarakat dalam bidang hukum. Diantaranya Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Pengadilan Tata Usaha Negara, Pengadilan Militer, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, Asosiasi Advokat/ Pengacara, Kejaksaan dan Kepolisian.

Selain itu, juga sebagai media pembelajaran dan tempat praktik bagi mahasiswa, seperti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan sebagai tempat magang bagi mahasiswa calon hakim/ pengacara/ advokat. “LKBHI sudah menangani perkara baik pidana maupun perdata. Saat ini kami sedang menangani sengketa tanah wakaf di Kota Solo, berkas perkara sampai sekarang masih banding di Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah di Semarang. Perkara pidana April kemarin telah putus dan mempunyai kekuatan hukum tetap dan sudah eksekusi,” imbuhnya.

AddThis Social Bookmark Button

TRANSLATION

Indonesian Arabic English

BERITA TERKINI

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

ARSIPAN IAIN SURAKARTA