Bg

15 SK CPNS Turun, Rektor : Sebagai Abdi Negara Wajib Setia pada NKRI

Diterbitkan tanggal 26 Maret 2018

SINAR- Sebagai abdi negara Aparatur Sipil Negara (ASN), kepatuhan dan kesetiaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah keniscayaan. Sambutan tersebut terucap oleh Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Mudofir, M.Pd saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke-15 dosen baru di IAIN Surakarta, Senin (26/3).

Di ruang Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan (Biro AUAK) yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (WR 1), Dr. H. Abdul Matin Bin Salman, Lc., M.Ag, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (WR 2) serta Plt. Kabiro AUAK, Dra. Hj. Arina Hasbana, M.M tersebut ke-15 CPNS dosen menerima arahan dari Rektor dan WR 1 terkait dengan kesetiaan kepada NKRI dan pengembangan lembaga IAIN Surakarta.

Dr. Mudofir menekankan agar para CPNS untuk setia kepada NKRI dan mengharamkan pendirian khilafah yang berafiliasi untuk menjatuhkan pemerintahan Indonsia yang sah. “Sangat lucu jika mau mendirikan khilafah tapi makan gaji dari pemerintah Indonesia”, selorohnya.

Lanjut oleh WR 1, Dr. Abdul Matin juga mengatakan bahwa Indonesia telah menjadi tempat belajar dari negara-negara Timur Tengah, termasuk Kerajaan Arab Saudi. “Mereka datang untuk belajar tentang toleransi, tentang islam nusantara dan kerukunan umat beragama di Indonesia”, ucapnya. Kita adalah Role Model”, lanjutnya.

Rektor dan WR 1 berpesan kepada seluruh abdi negara untuk menelaah lebih dalam isu-isu yang berkembang, jangan menelan mentah-mentah bahkan memberikan komentar/ujaran kebencian kepada sesama manusia, dan jangan sampai menyebar berita palsu (Hoax)”, pungkasnya. (Gie/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.