Bg

Pelatihan Debat Bahasa Arab Jurusan BSA

Diterbitkan tanggal 5 April 2019

SINAR – Jumat lalu (5/4), Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAIN Surakarta telah mengadakan pelatihan debat bahasa Arab. Pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa BSA, tetapi jurusan PBA (Pendidikan Bahasa Arab) juga ikut meramaikan. Pemateri dalam kegiatan pelatihan tersebut adalah alumni dari IAIN Surakarta  jurusan PAI yang pernah mengikuti lomba debat bahasa Arab Pionir tahun lalu, beliau Abdulloh Al Haris Dzulfikri, S.Pd. Adanya pelatihan debat bahasa Arab ini sendiri salah satunya bertujuan guna mempersiapkan kader-kader delegasi perlombaan debat bahasa Arab dalam perlombaan PIONIR mendatang.

Dalam pelatihan tersebut, mas Haris memberikan beberapa materi pengantar mengenai dunia pedebatan bahasa Arab, mulai  dari tatacara penyampaian argumen, etika dalam menyanggah argumen lawan bicara, semua ada prosedurnya. Tidak hanya materi yang beliau berikan, namun langsung ke praktik. Mas Haris disini meminta beberapa dari peserta untuk mempraktikkan simulasi perdebatan bahasa Arab, sehingga peserta tidak hanya mendapat teori mengenai perdebatan bahasa Arab akan tetapi juga memiliki gambaran mengenai debat bahasa Arab. Dilanjut acara berikutnya sosialisasi dari organisasi ekstra kampus, persatuan mahasiswa bahasa Arab se-Indonesia yang biasa dikenal dengan sebutan ITHLA (Ittihadu Tholabayt al Lughoh al Arabiyah bi Indonesia).

Dalam sosialisasi tersebut menjelaskan tentang sejarah ITHLA sendiri yang awalnya dirintis oleh ketua HMJ BSA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta periode 2012-2013, Ja’far Shodiq, M.Hum yang dideklarasikan oleh 14 HMJ, kemudian berkembang dan hingga saat ini mencapai kurang lebih 90 instansi se-Indonesia yang telah bergabung. Juga mengenalkan program unggulannya yaitu ITHLA ABROAD yang dimana mereka mengirim beberapa mahasiswa dari Indonesia ke luar negeri untuk mengajar bahasa Arab serta menjelaskan bahwa ITHLA merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan skill bahasa Arab serta melatih jiwa berorganisasi di dalamnya, karena ketika kita belajar bahasa Arab namun hanya mengandalkan perkuliahan itu kurang dari cukup, maka salah satu tujuan ITHLA sendiri ingin membantu mahasiswa bahasa Arab baik BSA maupun PBA dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Arab. (Gie/Humas Puiblikasi)

Sumber: Jurusan BSA

Komentar ditutup.