Bg

3.792 Mahasiswa Baru, 7 Diantaranya Asal Thailand Ikuti PBAK 2019

Diterbitkan tanggal 6 Agustus 2019

SINAR- Sejumlah 3.792 Mahasiswa Baru tahun 2019 IAIN Surakarta hari ini, Selasa (6/8) tengah mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK 2019). Selama tiga hari kedepan seluruh rangkaian akan dijalani sebagai proses pengenalan dunia akademik di lingkungan yang baru pula.

Tujuh diantaranya berasal dari negara Thailand. Seperti pada tema PBAK 2019 kali ini “menyebarkan Islam ramah”, IAIN Surakarta terus menyebarkan keramahan untuk seluruh dunia. Lebih lanjut tema PBAK kali ini ingin menekankan “modern dalam beragama, kritis dalam berfikir, dai IAIN Surakarta untuk Indonesia berbhineka”.

Rektor IAIN Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, M.Pd menyampaikan pesan agar terus menjaga semangat dalam belajar. “Jangan pernah rontok karena cinta, jangan pernah gugur karena ekonomi atau godaan kehidupan lainnya. Cinta bisa ditunda, uang bisa dicari tapi semangat untuk menjadi agen perubahan itu ada didalam diri masing-masing kalian”, tegasnya.

IAIN Surakarta telah menyeleksi lebih dari 22.000 pendaftar lima fakultas diantaranya Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), Fakultas Syariah (Fasya), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) dan Fakultas Adab dab Bahasa (FAB). Untuk itu, Rektor berharap lima tahun ke depan 3.792 mahasiswa pula harus lulus bersama. “Seperti saat kalian datang bersama hari ini”, ucapnya.

Sedangkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Syamsul Bakri, M.Ag menyampaikan pentingnya PBAK sebagai pintu masuk pertama lingkungan akademik perguruan tinggi. “Kalian akan menjadi akademisi dan intelektual aktifis”, ucapnya. Untuk itu selama menjadi mahasiswa nanti, ikuti semua pembelajaran agar menjadi akademisi tak lupa pula ikutilah salah satu dari 19 Unit Kegiatan Mahasiswa dan Organisasi Mahasiswa yang ada di IAIN Surakarta. Karena dengan dengan berorganisasi maka kalian akan menjadi intelektual aktifis sebagai syarat mutlak untuk menjadi agen perubahan di masyarakat nantinya. (Gie/Humas Publikasi)

Komentar ditutup.