Bg

Pelepasan 444 Calon Wisudawan FITK Diiringi Senyum Bangga

Diterbitkan tanggal 6 Oktober 2016

SINAR– Sebanyak 444 calon wisudawan/wati Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta ikuti proses pelepasan wisudawan di gedung Graha, Kamis (06/10). Dengan senyum bangga Dr. H. Giyoto, M.Hum, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan  melepas para calon wisudawan/wati. Berbalas senyum terima kasih diucap para wisudawan/wati. FITK telah menempa dalam bangku kuliah, selanjutnya kalian akan ditempa di universitas kehidupan, yang mampu bertahan dan mengembangkan diri merekalah yang bisa menang”, ungkap Dr. H. Giyoto

Pada pelepasan wisuda ke-33 periode Oktober 2016 ini, Dr. H. Giyoto, M.Hum melaporkan bahwa FITK IAIN Surakarta meluluskan 444 mahasiswanya. Yang terdiri dari 241 wisudawan (Jurusan Pendidkan Agama Islam), 170 wisudawan (Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris), 22 wisudawan (Jurusan Pendidikan Bahasa Arab) dan 11 wisudawan (jurusan Sastra Inggris). Wisudawan terbaik periode ini diraih Ichayani, S.Pd dari jurusan Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3.66 sekaligus juga sebagai wisudawan termuda dengan umur 20 tahun 10 bulan. Dr. Giyoto juga berpesan kepada orang tua wisudawan agar jangan berhenti untuk mendorong putra-putrinya untuk menghasilkan karya dan terus bermanfaat bagi masyarakat.

Mewakili para lulusan, Aliya Izet Begovic Yahya dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris berpesan agar para alumni tetap optimis dan bersemangat dalam menghadapi tantangan berat setelah wisuda. Dan yang paling penting bahwa para wisudawan harus bisa berkontribusi di masyarakat dan bisa bermanfaat bagi masyrakat, bangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini, Rektor IAIN Surakarta Dr. H. Mudofir, M.Pd berpesan agar para alumni tetap bersemangat dalam menghadapi tantangan yang besar yang ada di masyarakat. Dengan semangat, tantangan yang besar pun akan dijawab dengan respon yang besar pula. Jangan sampai alumni IAIN Surakarta kalah dan menyerah dalam menghadapi tantangan kerasnya kehidupan. Oleh karena itu jangan pernah dilupakan bahwa kunci dari keberhasilan dalam mengarungi kehidupan adalah keimanan (ketaqwaan) dan semangat yang tinggi. (Mun/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.