Bg

AICIS 2021 Hadirkan Kembali Pemikiran Munawir Sadzali, Wapres RI Pastikan Hadiri Opening Ceremony

Diterbitkan tanggal 17 Oktober 2021


SINAR – Tema besar yang diangkat dalam gelaran Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2021 adalah Islam in a Changing Global Context (Rethinking Fiqh Reactualization and Public Policy). Memikirkan kembali reaktualisasi konsep fikih dalam konteks global dan perkembangan dunia terkini menjadi tema yang penting untuk diangkat, mengingat munculnya perubahan serta dinamika teknologi yang terjadi di masyarakat berlangsung begitu cepat. Salah satunya, keberadaan pandemi Covid-19 turut memberikan satu pemikiran baru bahwa fikih (hukum Islam) harus berjalan sesuai dengan perubahan dan perkembangan zaman.

Reaktualisasi konsep fikih layak untuk diangkat karena perkembangan teknologi telah mengubah sejumlah sendi kehidupan manusia dalam kaitannya dengan konteks hukum Islam. Begitu pun dengan pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap umat Islam untuk mampu beradaptasi serta menyesuaikan diri dengan wabah yang ada.

Sebagai contoh, adanya fatwa yang menyebutkan bahwa pelaksanaan salat yang harus berjarak, peniadaan Salat Jumat, maupun pelaksanaan Salat Idulfitri dan IdulAdha di rumah. Ini dipandang menjadi terobosan dari fatwa-fatwa ulama yang diambil dari hukum Islam dan harus dikontekstualisasikan dengan kondisi terkini.

Penyesuaian kembali konsep fikih terhadap kondisi saat ini pada dasarnya sejalan dengan narasi Munawir Sadzali, 30 tahun yang lalu. Fikih atau hukum Islam harus kontekstual dengan kondisi zaman, sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Dengan demikian, perlu adanya penyesuaian melalui pemikiran Munawir Sazdali ini untuk dapat diungkap serta dipikirkan kembali, tentunya melalui gelaran AICIS ke-20 tahun 2021. (Nughy/Humas Publikasi)

Sumber: Tim Humas AICIS

Komentar ditutup.