Bg

Alwi, Alumni IAIN Surakarta yang Jadi Wasit One Pride MMA TV One

Diterbitkan tanggal 3 April 2018

SINAR- Ma’sum Alwi Mashuri atau biasa dipanggil Alwi merupakan salah satu alumni IAIN Surakarta angkatan tahun 2016. Anak didik Dr. Giyoto, M.Hum. (Dekan FITK) ini tercatat bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Menwa dan Dista FM. Selama kuliah di IAIN Surakarta dia telah banyak membawa harum nama IAIN dengan menjuarai berbagai lomba khususnya di bidang beladiri dari tingkat daerah hingga tingkat nasional.

Pria kelahiran Sukoharjo ini mulai aktif dan mencintai dunia beladiri sejak 20 tahun silam. Hampir semua cabang beladiri ia kuasai mulai dari Jiu Jitsu, Muay Thai, Kung Fu, Wushu maupun Boxing. Berbagai penghargaan dan medali pun berhasil ia gondol dari cabang-cabang beladiri tersebut. Namun hal itu belum membuatnya berpuas diri. Di tahun 2007 Alwi bergabung dengan HAN akademi Fighting di Solo. Disanalah ia menimba ilmu hingga kini menduduki kursi tim pelatih di akademi yang terkenal mencetak fighter- fighter handal tersebut.

Maraknya kompetisi seni bela diri campuran (MMA) di seantero dunia pada pertengahan 2010-an membuat Anindra Ardiansyah Bakrie (Ardi Bakri), CEO Tv One, mencetus organisasi Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) tahun 2016, sekaligus mendirikan kompetisi seni bela diri campuran di Indonesia dengan nama One Pride MMA. Kehadiran kompetisi ini menjadi titik balik kompetisi MMA di Indonesia setelah vakum tahun 2005 lalu. Tujuan diadakannya kompetisi ini adalah menjadi wadah untuk menumbuhkan minat masyarakat Indonesia pada MMA, serta melahirkan atlet MMA berkualitas yang bisa mengharumkan nama Indonesia.

Dengan kehadiran MMA Indonesia di awal tahun 2016 membuat Alwi terdorong untuk mengikuti audisi fighter yang diselenggarakan oleh TV One tersebut. Namun karena ia tak kunjung mendapat panggilan untuk audisi tersebut, di awal tahun 2017 Alwi kemudian mengikuti seleksi wasit dan juri MMA yang juga diselenggarakan oleh Tv One.

Kali ini keberuntungan berpihak padanya, Alwi terpilih untuk mengikuti seleksi wasit dan juri dan lolos menyisihkan ribuan pendaftar. Ia lalu mengikuti pelatihan khusus wasit di bawah naungan KOBI yang juga menaungi MMA.

Disela-sela kesibukannya sebagai wasit MMA dan pelatih HAN akademi Fighting Solo, pria yang ditemui tim humas IAIN Surakarta pada Senin, (2/4) ini masih menyempatkan diri untuk membagi ilmunya kepada adik-adik tingkatnya di UKM Menwa IAIN Surakarta. (Gie/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.