Bg

Artikel Ilmiah Mahasiswa IAIN Surakarta Lolos di International Conference University of Kitakyushu Jepang

Diterbitkan tanggal 27 April 2021

SINAR- ICRC 2021 merupakan konferensi kedua yang diselenggarakan sebagai bentuk kerjasama dan inisiatif kolaborasi antara The University of Kitakyushu dengan universitas lain di Indonesia dan Malaysia. ICRC pertama dilaksanakan di Universitas Airlangga pada 12 Maret 2018. Hasil penelitian dari 54 artikel konsorsium pada konferensi tersebut disebarluaskan dan dipublikasikan di https://iopscience.iop.org/issue/1755-1315/245/1. Konferensi ini juga membuka peluang kerjasama antara The University of Kitakyushu dan anggota komunitas dengan seluruh akademisi yang berminat melakukan penelitian di bidang manajemen lingkungan, pendidikan dan teknologi.

Konferensi ini juga dirancang untuk mendapatkan inovasi dalam beberapa topik tertentu, antara lain: Pengelolaan dan pengolahan limbah padat, pemantauan polusi udara, pengolahan air dan manajemen sumber daya, inisiatif rendah karbon, pendidikan lingkungan hidup, budaya lingkungan, kesehatan lingkungan, energi terbarukan.

Adalah Anis Puspita Dewi, Muhammad Adam Alfath, dan Dian Novita Sari, ketiga mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Surakarta yang berhasil mengirim artikel ilmiah ke The International Conference Research Collaboration of Environmental Science (ICRC) yang diselenggarakan oleh University of Kitakyushu Jepang pada tanggal 25-27 April 2021.

Tim peneliti mengangkat judul artikel How do millennials’ respond to smart thermal composter. Artikel tersebut akan diterbitkan pada proceeding international terindex SCOPUS.

Berikut inti sari dari hasil penelitiannya: “Kaum milenial menganggap bahwa upaya menanggulangi pencemaran lingkungan perlu didukung oleh produk smart thermal composter yang dapat dioperasionalkan menggunakan smartphone. Mereka mengharapkan harga smart thermal composter terjangkau dan pemerintah diharapkan memberikan diskon/subsidi kepada masyarakat untuk membeli smart thermal composter. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi peneliti dalam bidang engineering untuk menciptakan smart thermal composter dengan harga terjangkau dan mengolah sampah menjadi kompos dalam waktu 1 (satu) hari.

Semoga prestasi yang diraih bisa bermanfaat dan memantik semangat mahasiswa lain di IAIN Surakarta untuk berkarya dan berprestasi di level Internasional, ungkap Dekan FEBI Dr. Mohamad Rahmawan Arifin, S.E., M.Si. (Humas)

Komentar ditutup.