Bg

Belajar Dari Negara ‘Minoritas Muslim’, IAIN Surakarta Siap Rintis Halal Center

Diterbitkan tanggal 2 Desember 2017

SINAR- Berkaitan dengan evaluasi daya dukung kesiapan merintis Halal Center di IAIN Surakarta, Wakil Rektor Bidang Administrasi, Umum, dan Perencanaan Keuangan, Dr. H. Muhammad Munadi, M.Pd beserta para delegasi IAIN Surakarta melaksanakan Studi Komparasi ke Islamic Da’wah Council of the Philippines (IDCP) Halal Centre pada Sabtu (02/12) di Suite 400 FUBC Building, Escolta, Manila, Philippines.

Kunjungan Studi Komparasi tersebut disambut baik oleh perwakilan dari IDCP Halal Centre. IDCP memaparkan pengalamannya ketika mempersiapkan dan merintis Halal Centre. IDCP merupakan Non Government Organization (NGO)/Swasta di Filipina sehingga tidak ada yang mem-back up kesiapan secara finansial. Pada awalnya IDCP sulit mendapatkan dukungan dari pemerintah karena masyarakatnya mayoritas non muslim. Namun, dengan keseriusan, kreativitas dan dukungan kerjasama yang baik, saat ini IDCP Halal Centre telah diakui oleh pemerintah dan dunia sebagai anggota dari World Halal Council (WHC). Ribuan stakeholders telah bekerjasama dan menggunakan sertifikasi halal dari IDCP Halal Centre.

Belajar dari pengalaman IDCP Halal Centre, IAIN Surakarta memiliki daya dukung yang lebih baik dalam mempersiapkan dan merintis Halal Centre. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor bidang Administrasi, Umum, dan Perencanaan Keuangan sebelum beranjak dari IDCP. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bagian Perencaan dan Keuangan, sekaligus plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan. “IAIN Surakarta tidak perlu menunggu lagi untuk segera merintis Halal Centre, berkaca pada IDCP, tidak diperlukan dana yang besar, namun diperlukan kreativitas dan keseriusan dalam mempersiapkan, merintis, dan mengelolanya dari semua komponen yang terlibat,” tutur Dra. Hj. Arina Hasbana. Dalam hal ini, IDCP dapat dijadikan partner sekaligus advisor Halal Center di IAIN Surakarta.

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Memperhatikan begitu banyaknya jaringan kerjasama yang dimiliki oleh IDCP, maka Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama membidiknya sebagai calon partner melalui Program Scholarship for Muslim Students berupa alokasi kuota khusus (bebas biaya kuliah selama maksimal 14 semester).

Kunjungan Studi Komparasi tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan mutu akademik IAIN Surakarta. Halal Centre di IAIN Surakarta dapat mendukung terselenggara jaminan dan tersedianya produk halal melalui institusi pendidikan Islam.  (Gie/Humas Publikasi) #Bangga IAIN Surakarta.

Sumber release: Muslimah S.

Komentar ditutup.