Bg

Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Prodi SPI IAIN Surakarta Datangkan JJ RIZAL

Diterbitkan tanggal 7 September 2018

SINAR- Program Studi (Prodi) Sejarah Peradaban Islam (SPI) IAIN Surakarta mendatangkan JJ Rizal sejarawan muda kenamaan yang sering menghiasi layar televisi, pada Jumat (7/9). Bertempat di Aula Pascasarjana Lantai 4 rangkaian acara dari Pekan Sejarah yang digelar sejak Senin ini bertujuan untuk memotivasi kepada para mahasiswa terutama pada mahasiswa sejarah bahwa mahasiswa sejarah tidak kalah dengan yang lain, selain itu mahasiswa sejarah juga memiliki peluang dunia kerja yang luas seperti yang diungkapkan JJ Rizal dalam paparannya.

Sejarawan itu jarang ada saingannya, karena tidak banyak calon mahasiswa yang mengincarnya, ungkapnya.  Mahasiswa sejarah sering kali malah merasa minder, padahal jadi sejarawan itu berkah dan sangat dibutuhkan karena dapat menjelaskan masa lalu untuk diambil ilmunya dan diterapkan di masa yang akan datang, sambungnya.

Selain itu tampak hadir pula Agustina pegiat sejarah di soloraya dan juga Anto Ketua Soerakarta Heritage Socitey (SHS) yang berkesempatan mendampingi JJ Rizal dalam menyampaikan motivasi mengenai sejarah.

Agustina dalam ulasannya menyampaikan hal yang serupa dengan JJ Rizal, menjadi mahasiswa sejarah tidak perlu minder apalagi takut, tugas sejarawan bukan hanya untuk menuliskan sejarah, akan tetapi harus membuka ingatan kolektif dalam masyarakat, salah satunya dengan membuka sejarah untuk wisata, ulasnya. Beliau menambahkan bila mahasiswa mampu menangkap hal itu maka akan banyak hibah penelitian baik dari direktorat sejarah, dinas pariwisata dan masih banyak lagi.

Sementara itu Ketua SHS mengungkapkan, karier sejarawan itu jangan dipandang sebelah mata, akan tetapi mahasiswa sejarah harus bisa berkata yang sedetail-detailnya dengan data yang berserakat, sehingga ouputnya akan mendapatkan kajian sejarah yang menarik, tuturnya.

Dengan diadakannya rangkaian acara pekan sejarah ini diharapkan para mahasiswa tidak hanya bernostalgia dengan sejarah masa lalu akan tetapi juga dapat melek masa depan sejarah, sehingga mampu menangkap peluang besar melalui sejarah yang ada di Indonesia yang kaya akan sejarah.  (Zat/Humas Publikasi#BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.