Bg

Bertambah Dua Guru Besar, IAIN Surakarta Terus Bertumbuh

Diterbitkan tanggal 28 September 2020

SINAR- Senin (28/9) IAIN Surakarta menambah dua guru besar baru dalam bidang Ilmu Pendidikan di Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) dan Bidang Ilmu Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa (FAB). Kedua guru besar tersebut adalah Prof. Dr. H. Baidi, M. Pd dan Prof. Dr. H. Sujito, S. Pd., S. H., M. Pd. Dipimpin oleh Ketua Senat IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, prosesi pengukuhan guru besar tersebut pula mengukuhkan IAIN Surakarta terus bertumbuh menyongsong alih status menjadi UIN.

Dilaksanakan di Gedung Graha IAIN Surakarta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, S. Ag., M. Pd dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pencapaian sebagai guru besar ke 6 dan 7 di IAIN Surakarta. Pencapaian yang sangat sulit karena hampir 15 tahun tidak ada guru besar yang lahir dari rahim IAIN Surakarta, ungkapnya. Selanjutnya beliau mengatakan, kami berharap tahun depan akan lahir guru besar lagi dari IAIN Surakarta, karena kita telah menumbuhkan iklim pendidikan, iklim penelitian, iklim kolaborasi seluas-luasnya sehingga riset-riset yang telah dilakukan oleh dosen-dosen kita untuk sampai pada pencapaian scopus, sambungnya. Beliau juga mendorong agar dosen-dosen untuk segera menyusul menjadi guru besar, saya telah memberikan tantangan kepada para pejabat, sebelum masa jabatan berakhir harus menjadi guru besar, tegasnya. Karena menjadi guru besar akan mewariskan dna-dna kepada anak-cucunya, bahwa ketika di suatu hari keturunannya mengingat bapaknya, kakeknya menjadi guru besar maka dia akan bangkit karena tidak semestinya menjadi bodoh karena bapak dan kakeknya menjadi guru besar, pesannya

Dalam siding senat terbuka pengukuhan guru besar tersebut Prof. Dr. H. Baidi, M. Pd menyampaikan pidato tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Membentuk Sikap Harmoni sedangkan Prof. Dr. H. Sujito, S. Pd., S. H., M. Pd menyampaikan tentang Rational Contingency Based U-Learning Integrating Language Acquisition Theory and Hybrid Instructional Technology for Education in Covid-19 Outbreak and Society 5.0 Era. (Zat/ Humas dan Publikasi)

Komentar ditutup.