Bg

Dukungan Paguyuban UKM IAIN Surakarta Buktikan #IAINSurakartabaikbaiksaja

Diterbitkan tanggal 12 Januari 2021

SINAR- Para mahasiswa yang tergabung dalam Paguyuban UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) IAIN Surakarta membantah tudingan #raportmerahiainsurakarta yang dilayangkan oleh Aliansi Mahasiswa Bebas Merdeka (AMBAR), minggu lalu di berbagai media sosial. Tudingan yang sempat mencoreng nama baik IAIN Surakarta itu dibantah oleh bagian dari mahasiswa sendiri yang datang pagi hari ini, Selasa (12/1) di Ruang Sidang Utama Rektorat IAIN Surakarta.

Rombongan Paguyuban UKM IAIN Surakarta yang datang diterima langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Dr. H. Syamsul Bakri, M.Ag serta jajaran fakultas. Kedatangan mereka adalah untuk memberi dukungan kepada para pimpinan IAIN Surakarta karena telah mewadahi minat dan bakat mereka dan juga telah memfasilitasi untuk pengembangan prestasi non akademik.

Koordinator Paguyuban UKM IAIN Surakarta, Faruq mengatakan bahwa IAIN Surakarta sudah memeberikan fasilitas yang memadai, meskipun masih ada kekurangan bukanlah apa-apa karena Dana Pengembangan UKM/Ormawa IAIN Surakarta adalah tertinggi diantara PTKIN di seluruh Indonesia. Baginya itu merupakan bentuk perhatian dari kampus IAIN Surakarta kepada ormawa IAIN Surakarta. Meskipun demikian mereka berjanji akan terus mengembangkan diri dan disisi lain akan membiarkan para pengambil kebijakan di IAIN Surakarta untuk bekerja sesuai regulasi yang ada. Kami yakin, IAIN Surakarta sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri mempunyai regulasi yang sudah diatur oleh negara”, ucapnya. Bagaimanapun para pimpinan sudah bekerja sesuai takaran dan tanggungjawabnya”, imbuhnya.

Menanggapi aksi protes mahasiswa yang mengatasnamakan AMBAR, mereka menilai bahwa aksi tersebut ditunggangi oleh berbagai kepentingan golongan saja sehingga tidak balance dalam memberikan penilaian kinerja IAIN Surakarta.

Atas dukungan tersebut Rektor berterima kasih atas kepercayaan mahasiswa atas amanah yang dipikul oleh para pimpinan IAIN Surakarta. Prof. Mudofir juga menambahkan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh IAIN Surakarta harus punya landasan hukum tidak bisa serta merta spontan atas permintaan satu golongan saja. Rektor juga berpesan kepada mahasiswa untuk terus menjaga literasi pengetahuannya sehingga semakin bijak dalam bertingkahlaku apalagi zaman serba online seperti ini. “Jejak digital kita akan terus melekat dan akan bisa dibaca oleh orang lain hingga kiamat nanti, maka buatlah jejak yang baik”, ucapnya. (Gie/Humas Publikasi)

#IAINSurakartabaikbaiksaja #DariIAINSurakartaUntukBangsa

Komentar ditutup.