Bg

Empat Mahadiksi Menjadi Lulusan Terbaik Pada Wisuda 47 IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 25 Agustus 2021

SINAR- IAIN Surakarta resmi mewisuda putra-putri terbaiknya pada wisuda ke-47 bertajuk pada Selasa (24/8/2021). Dalam acara penghormatan akademik ini, dari 612 wisudawan Sarjana dan Magister terpilih 9 mahasiswa dengan capaian akademik-non akademik terbaik sekaligus menjadi wakil mahasiswa di prosesi wisuda luring.

Dari 9 wisudawan terbaik tersebut 4 diantaranya adalah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi. Layaknya sebuah tradisi, mahasiswa bidikmisi tak pernah absen mengisi nama-nama peraih predikat wisudawan terbaik di setiap prosesi wisuda. Cetakan prestasi ini menjadi bukti nyata kesungguhan mahadiksi memposisikan diri sebagai insan berprestasi.


Ke-empat mahadiksi tersebut adalah Agus Tika Dwi Savira, S.Pd. (Terbaik Fakultas Adab Bahasa), Muhammad Permadi, S.Sos. (Terbaik Fakultas Ushuluddin Dakwah), Muh. Khafik, S.Pd. (Hafidz Qur’an), M. Habib Zainul Huda, S. Ag. ( Hafidz Qur’an). Agus Tika Dwi Savira, S.Pd. mendapatkan kehormatan menyampaikan graduation speech.

Dalam pidatonya, Agus Tika menegaskan pentingnya komitmen dan keseriusan mahasiswa dalam mengemban tugas intelektual melalui langkah pencapaian prestasi, menyebarkan inspirasi, pula tak lepas mengimplementasikan kesalehan sosial melalui pengabdian masyarakat. Agus Tika juga berpesan kepada wisudawan untuk senantiasa memberi arti positif dalam setiap proses kehidupan “ Jadilah manusia yang bisa memiliki arti untuk diri sendiri maupun orang lain. Semua orang akan mati, semua orang akan meninggalkan nama, tapi tidak semua orang bisa member arti bagi orang lain” tegas Agus Tika.

Agus Tika memiliki sejarah panjang perjuangan mencapai prestasi. Tika terbilang berpengalaman menjadi yang terbaik, di bangku SMA Tika menjadi lulusan terbaik dengan capaian prestasi non-akademik yang gemilang. Aktivitas perlombaan yang sering diikuti dan ketekunan untuk senantiasa berarti di segala kesempatan menjadi langkah Tika untuk berprestasi.

Kisah prestasi dan perjuangan menjadi kepingan proses kehidupan berarti dari setiap wisudawan. Muhammad Permadi, S.Sos menjadi wisudawan terbaik dari Fakultas Ushuluddin Dakwah dengan IPK 3, 72. Tak berbeda dengan Agus Tika pencapaian prestasi akademik Permadi berbanding lurus dengan track record kegiatan organisasi dan kompetisi yang mumpuni. Permadi berpesan untuk senantiasa bijak dalam menyeimbangkan kegiatan organisasi dengan proses pencapaian prestasi akademik. “Tetap semangat dalam belajar, fokus dengan pendidikan dan berikan yang terbaik yang bias dilakukan. Sebab usaha selalu berbanding lurus dengan hasil yang didapatkan” Pungkas  Permadi.

Source: Rismaka- Medicom Formasi

Komentar ditutup.