Bg

Fakultas Syariah IAIN Surakarta Tambah Doktor Bidang Tasawuf

Diterbitkan tanggal 1 September 2016

Dr. Aris WidodoSINAR – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta patut berbangga karena bertambahnya seorang doktor dengan spesifikasi ilmu tasawuf. Dr. Aris Widodo, S. Ag., M.A  telah meraih gelar doktoralnya pada 20 Juni 2016 dari UIN Walisongo Semarang  pada jurusan Islamic Studies dengan keahlian tasawuf. Aris, sapaan akrabnya, meraih IPK 3.8 dengan masa studi 6 tahun.

Dosen yang mengampu mata kuliah Akhlaq Tasawuf, Ilmu Kalam, dan Islam Budaya Jawa menulis disertasinya dengan judul Konsep Tasawuf dalam Tarekat Qadariyah wa Naqsyabandiyah (kajian Semantik terhadap 6 kitab pedoman). Menurutnya salah satu persoalan yang menarik sebagian manusia adalah bagaimana mereka bisa berjumpa dengan Tuhan, Zat yang mereka sembah. Oleh karena itu, sebagian dari mereka merancang jalan menuju perjumpaan tersebut. Demikian juga yang telah dilakukan oleh Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN). Kitab-kitab dalam TQN berbicara tentang tiga jalan yang bisa mengantarkan manusia untuk sampai (wushul) kepada Tuhan. Namun, sejauh penelusuran penulis, kitab-kitab itu tidak memberikan pengertian secara khusus apa sebetulnya wushul itu sendiri. Penelitian ini mengkaji apa sebetulnya konsep wushul dalam TQN, dengan meneliti tiga jalan yang bisa mengantarkan seseorang untuk wushul kepada Tuhan, karena sebetulnya di dalam tiga jalan tersebut secara implisit terkandung konsep wushul.

 Disertasi ini mengeksplisitkan konsep wushul yang sudah terkandung dalam tiga jalan itu, dengan menggunakan pendekatan semantik. Simpulan dari penelitian ini bahwa konsep wushul dalam TQN mengarah kepada wahdah asy-syuhud.Adapun manfaat dari penelitian ini adalah  penguatan tenaga pengajar di bidang tasawufdanpenguatan pendidikan spiritual/ruhani dalam masyarakat luas. (Yin/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.