Bg

IAIN Surakarta Dorong Publikasi (Go) Internasional

Diterbitkan tanggal 1 September 2018

SINAR- Publikasi internasional menjadi salah satu syarat bagi suatu perguruan tinggi untuk dapat diakui keberadaanya sekaligus menunjukkan kontribusi keilmuan pada dunia. IAIN Surakarta yang memiliki visi “Menjadi World Class Islamic University di level Asia dalam kajian sains yang terintegrasi dengan kearifan lokal pada 2035” terus berbenah untuk go internasional.

Sebagai perguruan tinggi yang masih berusia muda, tahun 2011 beralih status dari STAIN menjadi IAIN, IAIN Surakarta memiliki semangat yang tinggi dalam meningkatkan kualitas lembaga dan sumber daya manusianya. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mendorong publikasi internasional dari hasil penelitian para dosen-dosennya. Sebagaimana di lansir dalam website resminya, IAIN Surakarta baru saja mengadakan kegiatan Pendampingan Penulisan dan Submit Artikel di Jurnal Internasional (http://www.iain-surakarta.ac.id/?p=13727)
Kegiatan FGD Pendampingan Penulisan dan Submit Artikel di Jurnal Internasional tersebut merupakan rangkaian dari Program Percepatan Guru Besar dan Lektor Kepala. Keberadaan Lektor Kepala dan Guru Besar dari sisi kuantitas dan kualitas menjadi salah satu tolak ukur mutu perguruan tinggi. IAIN Surakarta memiliki tantangan dalam meningkatkan jumlah jabatan fungsional khususnya jabatan fungsional guru besar (profesor). Publikasi dalam jurnal ilmiah merupakan salah satu syarat utama dalam kenaikan jabatan sebagai guru besar. Oleh karena itu, diadakan kegiatan pendampingan penulisan dan publikasi ilmiah internasional secara terstruktur dan sistematis dalam kerangka kegiatan Percepatan Guru Besar dan Lektor Kepala Tahun 2018 yang berlangsung selama tiga hari dari Kamis-Sabtu (30/8-1/9) di Syariah Hotel Solo.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari dosen dengan golongan lektor dan lektor kepala serta beberapa dosen-dosen muda yang menjadi tim pelaksana kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang ilmu dan rekam jejak dalam dunia publikasi internasional. Kegiatan diawali dengan sharing session oleh guru besar IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Usman Abu Bakar, M.A yang memberikan semangat kepada para peserta untuk tidak patah semangat meraih gelar guru besar. Pada sesi choacing klinik pertama, Dr. Muafi, S.E. M.Si, Dosen Fakultas Ekonomi UII yang telah berpengalaman menjadi reviewer pada beberapa jurnal internasional turut berbagi pengalaman dalam kesuksesan melakukan publikasi internasional sekaligus memberikan masukan bagi beberapa artikel para peserta.
Selain reviewer, panitia pelaksana kegiatan juga menghadirkan Publisher Springernature yang diwakili oleh Mr. Handoko Bagaskara yang merupakan Southeast Asia Licensing Managers Springernature yang berpusat di Jerman. Handoko turut memotivasi para peserta untuk melakukan publikasi internasional serta memberikan berbagai tips mencari jurnal tujuan yang sesuai dari sudut pandang publisher jurnal internasional. Peserta sangat antusias memperoleh sudut pandang baru dalam proses publikasi internasional. Tak berhenti di situ, narasumber selanjutnya yaitu Guru Besar Ekonomi Pembangunan UGM Prof. Tri Widodo, M.Ec. Dev., Ph.D turut mendorong para dosen melalui berbagai pengalaman yang menguatkan pondasi filosofis dalam meraih gelar guru besar dengan memberikan materi-materi dengan tajuk “ Teknik, Tahapan dan Strategi Pemilihan Jurnal.”
Sebagai narasumber penutup Prof. Dr. Ir. Dian Fiantis, M.Sc. seorang Guru Besar di Univ. Andalas merangkum seluruh sesi dengan menyampaikan landasan dalam penulisan jurnal internasional, choaching terhadap tulisan peserta, sekaligus membantu peserta untuk dapat memilih jurnal tujuan. Dian Fiantis sebagai visiting professor di Sydney University juga banyak memberikan dorongan kepada institusi IAIN Surakarta untuk memfasilitasi peserta melalui kegiatan-kegiatan serupa. Sebagai narasumber Ristekdikti dalam kegiatan-kegiatan publikasi internasional Dian Fiantis mengapresiasi kegiatan ini, sebagai kegiatan yang di Ristekdikti dilakukan dalam beberapa sesi dapat dirangkum dalam satu sesi khusus. Tentunya hal ini menjadi masukan berharga bagi panitia penyelenggara kegiatan. Dengan melihat animo peserta maka kegiatan ini perlu mendapatkan follow up dari pemangku kebijakan di IAIN Surakarta. Panitia berharap ini menjadi awal yang baik dalam percepatan guru besar di IAIN Surakarta, kegagalan, kekurangan, dan kesalahan yang mungkin terjadi selama penyelenggara menjadi pelajaran berharga untuk menjadi lebih baik. Semangat dan kesungguhan para peserta dalam mengikuti kegiatan dan menindaklanjuti hasil diskusi menjadi bahan bakar yang ampuh untuk terus optimis membangun institusi dan meningkatkan eksistensi di dunia publikasi internasional. (JnR /Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.