Bg

IAIN Surakarta Gelar Specta Climbing Competition Part 2

Diterbitkan tanggal 23 Februari 2016

SINAR – Kemajuan dunia olah raga panjat dinding dari tahun ke tahun semakin pesat. Kini, pertandingan olah raga panjat dinding dalam tingkat regional sering diselenggarakan sebagai wujud nyata perkembangannya. Indonesia pun tak kalah dalam mengikuti perkembangan olah raga panjat dinding yang saat ini sudah dipertandingkan di acara Pekan Olah raga Nasional (PON). Bahkan atlet panjat tebing Indonesia sudah mampu bersaing di kancah internasional.

scc 1Sebagai respon yang nyata dalam membentuk generasi penerus atlet panjat dinding, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) SPECTA menyelenggarakan Specta Climbing Competition (SCC) Part 2 2016 dengan mengusung tema Move On.

SCC Part 2 merupakan estafet kesuksesan SCC sebelumnya yang hanya diselenggarakan di tingkat eks-karesidenan Surakarta pada tahun 2013. Namun, tahun 2016 peserta SCC part 2 diperuntukkan bagi seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN dan PTS) yang memiliki UKM Mapala se-Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi olah raga panjat dinding Indonesia dan menumbuhkan atlet panjat dinding yang berkualitas yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Tato Priyo Sulistyo selaku pembina UKM Mapala SPECTA berharap agar kegiatan ini dapat memberikan nilai positif kepada generasi penerus bangsa dalam upaya mengasah mental dan penanaman jiwa sportifitas dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Senada dengan Tato, Lupi selaku ketua UKM Mapala SPECTA menyatakan bahwa SCC part 2 sangat diharapkan dapat menjadi wahana mencari bibit-bibit atlet panjat dinding yang berprestasi sekaligus sebagai media sosialisasi olah raga panjat dinding kepada masyarakat umum.

Melalui aplikasi WA, Lutfi Hasbullah selaku ketua panitia SCC part 2 menginformasikan bahwa telah ada 140 pendaftar dari berbagai PTN dan PTS per Senin (22/2). ”Ini sudah melampui target awal kami, 100 peserta. Ternyata animo peserta lebih dari yang kami harapkan,” terangnya.

PTN dan PTS tersebut di antaranya, UNISULA, UKDW Yogyakarta, UGM, IAIN Purwokerto, Poltekes Bandung, Poliatama, UNIVET, UNAIR, STTNAS, UNS, UPI Bandung, UNISNU Jepara, UIN Walisongo Semarang, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kompetisi yang bergengsi ini akan digelar pada Jumat-Minggu (26-28/2) di kampus IAIN Surakarta. Kegiatan ini didukung dan bekerjasama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), perusahaan Toke, IAIN Surakarta, Kementerian Agama RI. (Yin/ Humas Publikasi).

Komentar ditutup.