Bg

IAIN Surakarta Perlebar Sayap ke Turki

Diterbitkan tanggal 27 Desember 2018

SINAR- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta terus berikhtiar memperluas hubungan kerja sama dengan Perguruan Tinggi di Luar Negeri. Dalam kerangka ini, pada 19/12/2018 kemarin, rombongan delegasi IAIN Surakarta bertolak ke Turki. Kunjungan yang diikuti oleh 12 personil ini berlangsung hingga 23 Desember 2018. Turut serta dalam muhibah strategis ini Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin (FUD), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dekan Fakultas Syariah (FSY), Wakil Dekan I FITK dan FUD, Wakil Dekan II FITK, Wakil Dekan III FITK dan FSY, Kepala PTIPD, Kepala SPI, dan Kabag FITK.

Pada hari Kamis (20/12/2018) sore, rombongan tiba di Bandara Attaturk Istanbul. Keesokan harinya, Jum’at (21/12/208) pukul 09.00-11.00, rombongan menyambangi Universitas Fatih Sultan Mehmet Vaqif (UFSMV) Istanbul.

Didampingi Mr. Sarder selaku Kepala International Office USFMV, Prof. Dr. Ahmet Turan Arslan, Dekan Fakultas Sains Islam, menyambut kedatangan rombongan di Aula rektorat USFMV. Hadir pula pada kesempatan ini, perwakilan Konsulat Jenderal R.I. di Istanbul, Bapak Iwan Wijaya Mulyatno.

Dengan dialek Turki yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Mr. Sarder, dalam sambutannya Prof. Arslan menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kunjungan IAIN Surakarta. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa USFMV selalu terbuka untuk bekerja sama dengan lembaga Pendidikan Tinggi (PT) dalam dan luar negeri. Selain dengan Uni Eropa, USFMV sejauh ini di antaranya tercatat telah bekerja sama dengan Malaysia dan Monaco.

Beliau juga menjelaskan bahwa universitasnya yang berdiri tahun 2010 dengan dukungan Kementerian Wakaf Republik Turki ini memiliki tujuh Fakultas. Di antaranya Fakultas Sastra, Fakultas Teknik, Fakultas Desain dan Arsitektur, Fakultas Sains Islam, Fakultas Seni, Fakultas Hukum, dan Fakultas Pendidikan.

Dari ketujuh Fakultas itu, terang Prof. Arslan, Fakultas Sains Islam merupakan Fakultas paling favorit. Fakultas Sains Islam menurutnya merupakan Fakultas pertama di Turki yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar. Untuk memudahkan mahasiswa, USFMV mengembangkan metodologi pembelajaran bahasa Arab yang diakui dalam setahun telah mampu membekali mahasiswa memiliki kemampuan bahasa Arab. Selain meyelenggarakan pendidikan sarjana, lanjut Prof. Arslan, terdapat pula program Pascasarjana bidang Seni, Teknik dan Ilmu-Ilmu Fisika, dan Ilmu-ilmu Sosial. USFMV juga menyelenggarakan program vokasi yang didesain 2 tahunan.

Sebagai lembaga pendidikan yang ditopang oleh badan wakaf, beliau menambahkan, USFMV juga menyediakan beasiswa. Bahkan bagi masyarakat Turki, USFMV menyediakan beasiswa penuh. PT yang memiliki jejak historis dengan Kesultanan Turki Usmani ini juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asing dalam jumlah terbatas. Sementara perwakilan KJRI Istanbul, Iwan Wijaya Mulyatno, pada kesempatan itu menuturkan bahwa hubungan baik Indonesia dengan Turki bukanlah hal yang baru. Kali ini, hubungan baik itu dilanjutkan oleh generasi muda dari Indonesia, khususnya IAIN Surakarta.

Senada dengan itu, mewakili rombongan, Dr. Giyoto, M.Hum menegaskan bahwa kehadiran IAIN Surakarta juga dalam rangka melanjutkan hubungan baik tersebut. Sebagai salah satu PT Islam paforit di Indonesia, terang Giyoto, IAIN Surakarta siap melakukan kerja sama dengan USFMV. Khususnya kerja sama terkait Tri Dharma PT, seperti penyelenggaraan seminar internasional, kolaborasi penelitian, pertukaran pelajar dan semacamnya. Guna merealisasikan kerja sama itu, lanjut Giyoto, Prof. Arslan diharapkan dapat berkunjung ke IAIN Surakarta sekaligus melakukan penandatanganan MoU.

Di akhir sesi, Prof. Arslan mendukung tindak lanjut pertemuan ini dalam bentuk MoU. Ia berjanji akan mempelajari lebih detail aspek-aspek yang dapat dikerja samakan. Ia meminta Mr. Sarder selaku Kepala International Office untuk mengkomunikasikan teknis MoU tersebut lebih lanjut. Beliau juga berharap tindak lanjut tersebut dapat berjalan lancar dengan difasilitasi oleh KJRI.

Selepas kunjungan ke USFMV, rombongan bertolak ke KJRI dan beramah tamah hingga sore hari. Pada hari Sabtu (22/12/2018) guna menyerap inspirasi bagi pengembangan lembaga, rombongan juga berkunjungan ke sejumlah situs bersejarah di Istanbul. Rombongan juga melakukan pengamatan terhadap dinamika sosial masyarakat dan keagamaan di sekitarnya. Kunjungan ke situs-situs menjelang kepulangan rombongan pada Minggu (23/12/2018) tersebut meski singkat tapi cukup efektif memperkaya data dan inspirasi guna pengembangan riset dan edukasi bagi institusi IAIN Surakarta di masa datang. Semoga. (Gie/ Humas Publikasi) #banggaIAINSurakarta #suksesAPT-A

 

Komentar ditutup.