Bg

International Symposium- Penguatan Kelembagaan Menuju Kerjasama Internasional Perguruan Tinggi Kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur

Diterbitkan tanggal 10 Oktober 2017

SINAR- Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Syamsul Bakri, M.Ag., buka International Symposium yang digelar oleh IAIN Surakarta International Office (ISIO). Dalam sambutannya mewakili Rektor, Dr. H. Syamsul Bakri mengatakan bahwa untuk mencapai kelas internasional dibutuhkan kerjasama dengan lembaga internasional pula. “Untuk memulai hal tersebut kita harus memulai menjalin hubungan yang lebih baik antar perguruan tinggi di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam rangka sharing informasi dan penguatan kerjasama menuju kerjasama internasional”, ujarnya saat membuka symposium. “Tentu yang sedikit ini akan memberikan pencerahan bagi kita dalam rangka pengembangan kerjasama dan kelembagaan internasional tersebut”, tandasnya.

Prof. Dr. Habib Chirzin (IIIT Representative Indonesia) mengatakan bahwa ada tantangan untuk mewujudkan perguruan tinggi kelas dunia. “Tantangan untuk mengembangkan basic epistimologi dalam mewadahi perubahan-perubahan yang terjadi”, ucapnya. Pendidikan merupakan hal yang paling penting dalam setiap perubahan yang ada. Perubahan pendidikan harus menyesuaikan dengan perubahan yang ada di masyarakat.

Lebih lanjut Prof. Dr. Habib Chirzin juga mengatakan bahwa bukan hanya negara berkembang saja yang selalu melakukan pelatihan, riset dan pengembangan pendidikan melainkan juga negara yang maju juga melakukan hal yang sama karena selalu ada perubahan yang terjadi. Jika berhenti maka akan tersisih dan negara lain akan menggantikan posisi kita.

Untuk itulah International Symposium yang dihadiri pula Prof. Dr. Torla Hassan (International Islamic University Of Malaysia), Prof. Dato Wira Dr. Jamil Oesman (Director of East and South East Asia International Institute of Islamic Thought) dan Dr. Anwaruddin Ambary, S.Sos., M.PP (Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri Sekjen Kemenag RI) dirasa sangat penting utnuk membicarakan dan mendorong kerjasama internasional sebagai langkah menuju world class university. Dalam simposium tersebut juga digelar untuk adanya saling penandatangan nota kesepahaman (MoU) antar perguruan tinggi luar negeri yang datang. (Gie/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.