Bg

Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Hj. Endang Maria Astuti Serap Aspirasi Pengembangan Perguruan Tinggi Islam

Diterbitkan tanggal 26 Oktober 2021

SINAR- Pengembangan institusi pendidikan adalah ihwal yang perlu menjadi perhatian seluruh elemen bangsa. Berkenaan dengan pertumbuhan generasi penerus bangsa, maka kedatangan Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H ke kampus UIN RM Said Surakarta adalah untuk menampung aspirasi dari perguruan tinggi.

Kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI, Selasa (26/10) waktu kampus setempat adalah sebagai bagian dari masa reses dengan civitas akademika UIN RM Said Surakarta. Hj. Endang mendengarkan seluruh keluh kesah yang dialami oleh institusi pendidikan islam negeri yang baru saja alih status ini. Lebih dari 18.000 UIN RM Said Surakarta menjadi sesuatu yang harus menjadi perhatian khusus oleh Komisi VIII. Pentingnya mengelola institusi pendidikan islam sebagai bagian dari tempat penyemaian dan perawatan pribadi yang berkarakter harus dilakukan oleh UIN RM Said Surakarta”, tuturnya. Karena dengan adanya pendidikan agama maka seseorang akan menjadi orang yang berkarakter, karakter pribadi ini yang akan menjelma menjadi karakter bangsa”, tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Imam Makruf, M.Pd dan Wakil Rektor Bidang ADUM PK, Dr. M. Usman, M.Ag yang hadir dalam acara tersebut juga tak lupa mengungkapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakukan oleh UIN RM Said. Selain rencana yang telah disusun, UIN RM Said juga banyak menemui kendala dalam setiap prosesnya tersebut. Untuk itu kehadiran Hj. Endang diharapkan dapat memberikan solusi dan membantu setiap rencana yang telah disusun.

Hadir pula Kepala Biro AUAK UIN RM Said, Drs. H. Muhammad Lutfi Hamid, M. Ag dan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah, Prof. Dr. H. Baidi, M.Pd dalam Focus Group Discussion (FGD) tersebut. Dr. Imam Makruf dan Dr. M. Usman berharap agar bisa sinergi dengan berbagai elemen pemerintah lainnya dalam mengelola lembaga pendidikan di negara ini. (Nughy/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.