Bg

LPM IAIN Surakarta Gelar Workshop Tracer Study

Diterbitkan tanggal 22 Mei 2015

SINAR– Dilatarbelakangi belum adanya wadah legal formal bagi alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Surakarta mengadakan Workshop Perumusan Sistem Tracer (Pelacakan) Alumni pada Jumat (22/5) bertempat di gedung rektorat.

workshop tracer lpmTracer Study atau yang biasa disebut sebagai survey alumni adalah studi mengenai lulusan lembaga penyelenggara pendidikan tinggi. Studi ini mampu menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi yang bersangkutan.

Menurut Fauzi Muhtarom, selaku sekretaris LPM IAIN Surakarta, workshop perumusan pelacakan alumni ini diadakan karena belum adanya wadah yang bersifat legal formal bagi para alumni IAIN Surakarta. Selain itu, salah satu tujuan dari tracer study adalah untuk perbaikan sistem dan pengelolaan pendidikan sekaligus untuk mengetahui rekam jejak alumni serta hubungan pendidikan tinggi dengan pekerjaan.

Pelacakan rekam jejak alumni ini sangat membantu institusi untuk mengetahui apakah para alumni IAIN Surakarta telah memberi kontibusi kepada negara atau belum, papar Dr. Mudhofir Abdullah, M.Pd selaku Wakil Rektor I. “Kita ini sudah memiliki alumni 9500-an pada tahun 2015. Kita harus mengetahui para lulusan itu berkiprah di bidang apa, sudah sesuai dengan jurusannya saat kuliah atau belum. Karena berbagai masukan tersebut dapat membantu memperbaiki kinerja fungsional serta dapat mempengaruhi arah kebijakan institusi dan memperbaiki kurikulum pada masing-masing jurusan,” tegasnya.

Workshop kali ini mendatangkan narasumber Kariyam, S.Si., M. Si., yang merupakan Kepala Badan Penjaminan Mutu dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. (Yin)

Komentar ditutup.