Bg

Lunch Gathering ala International Office (ISIO) IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 9 Desember 2016

SINAR – IAIN Surakarta International Office (ISIO) semakin aktif dalam menjalin keakraban dengan para mahasiswa asing dengan mengadakan lunch gathering di rumah Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Administrasi Umum, Dr. Muhammad Munadi yang berlokasi di Dusun Bakalan, Jumat (9/12).

Seluruh mahasiswa Thailand hadir memenuhi undangan ISIO bakda ibadah Jumat. Para Wakil Rektor dan Kabag Akademik dan Kemahasiswaan pun turut hadir. Selain untuk mengakrabkan diri antara kampus dan mahasiswa asing, lunch gathering juga dimaksudkan untuk menampung segala kritik, saran, dan berbagai problem yang dihadapi mahasiswa asing selama menimba ilmu di IAIN Surakarta khususnya dan permasalahan  bilateral negara umumnya.

Setelah santap siang dengan menu khas nusantara, ramah tamah pun berlangsung. Rudi Hartono, Kabag Akademik dan Kemahsiswaan dalam kesempatan ini memberikan penjelasan bagaimana seorang mahasiswa asing dapat berpartisipasi aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) maupun Unit Kegiatan Khusus (UKK). Rudi mengatakan bahwa tidak ada diskriminasi antara WNI dan WNA untuk bergabung di UKM dan UKK. Organisasi mahasiswa ini terbuka bebas untuk mahasiswa IAIN Surakarta.

“Berbeda dengan UKM, beasiswa –beasiswa tertentu mensyaratkan harus WNI,” terang Dr. Syamsul Bakri, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan.  Syamsul mengajak agar mahasiswa asing juga terlibat di UKM untuk membantu memperlancar Bahasa Indonesia sekaligus sebagai sarana bersosialisasi dan berinteraksi dengan mahasiswa lokal lintas jurusan.

Sedangkan Dr. Abdul Matin, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, dalam kesempatan ramah tamah ini berusaha menggali permasalahan para mahasiswa Thailand khususnya terkait dengan ijazah yang akan mereka dapat kelak dan keimigrasian. Dr. Abdul Matin dan para jajaran sedang memikirkan konsep bagaimana agar ijazah IAIN Surakarta dapat diterima di Thailand, bahkan jika perlu membuat MoU dengan Kementerian Pendidikan Thailand dan mengundang Duta Besar Indonesia untuk Thailand.

Terakhir, perwakilan mahasiswa Thailand, Mareeyah Aleemasa menyampaikan bahwa perlu bagi IAIN Surakarta agar memperbaiki format kursus Bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing agar lebih mudah dalam mengikuti perkuliahan di kelas. (Yin/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.