Bg

MAPALA SPECTA, Latih Anggota Muda Di Tlogo Dlingo

Diterbitkan tanggal 23 September 2018

SINAR- Unit Kegatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA Institut Agama Islam Negeri Surakarta melakukan kegiatan Pelatihan Pendidikan Lanjutan Gunung dan Hutan di Tlogo Dlingo Tawangmangu, Karanganyar Jumat, (21-23/9). Kegiatan Pelatihan ini merupakan salah satu proses menuju tingkat madya bagi anggota muda yang tergabung dalam UKM Mapala Specta.

Pelatihan ini pada dasarnya merupakan strategi penyelamatan ataupun langkah yang harus dihadapi ketika seseorang berada dalam situasi genting saat berada di gunung maupun hutan. Melalui pelatihan ini anggota muda diharapkan dapat memahami materi-materi terkait dengan pengetahuan gunung dan hutan, khususnya ketika menghadapi situasi yang buruk.

Aan Rohmad saat dihubungi melalui via Whatsapp, menyampaikan bahwa materi dalam pelatihan gunung dan hutan ini memuat empat teknik dasar untuk bertahan hidup di dalam hutan. Teknik tersebut diantaranya teknik Resection, teknik Survival, teknik Bivak dan SAR (Search And Rescue), dan teknik Man To Man.

Teknik Resection yaitu teknik dalam menentukan posisi seseorang melalui peta dengan beberapa tanda yang dapat dikenali. Teknik Survival merupakan teknik yang digunakan ketika seseorang tersesat di hutan maupun gunung. Teknik survival diunakan sebagai langkah untuk bertahan hidup saat kebutuhan logistik di alam bebas telah habis.

Teknik Bivak dan SAR (Search And Rescue) adalah teknik yang digunakan untuk melakukan pencarian, pertolongan, penyelamatan ketika dalam keadaan darurat. Sedangkan teknik Man To Man merupakan teknik pembuatan jalur pendakian baru bagi pendaki yang ingin menggunakan akses jalan lain. Pada hari terakhir kegiatan pelatihan tersebut ditutup dengan melakukan olahraga Orientering, yaitu olahraga dalam upaya mengasah ketajaman otak bagi mahasiswa pecinta alam, tutup Aan Rohmad mengahiri wawancara. (Zat-MgFar/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta #SuksesAPT-A

Komentar ditutup.