Bg

Membentuk Profesionalitas di Era Digitalisasi Media, HMJ KPI Datangkan 3 Pakar

Diterbitkan tanggal 28 Agustus 2017


SINAR–
 Profesionalme di era digital memang diperlukan sebagai upaya transparansi dan menjaga keterbukaan informasi. Era digital, memang susah dan gampang. Terkait ini, Himpuanan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam HMJ KPI IAIN Surakarta gelar Seminar Broadcasting, Journalistic, and Public Relation, Senin (28/8) di IAIN Surakarta.

Acara yang juga dilaksanakan atas kerjasama HMJ KPI dengan Pegiat Lab. KPI IAIN Surakarta (Radeka FM, Permata TV, dan Buletin Suaka) dihadiri oleh 270 peserta, yang berasal dari STAIMUS, Yayasan Al Huda dan Mahasiswa IAIN Surakarta.

Ratmurti Sonski Mardika selaku Filmmaker dari Artofact Media, Eko Primaryanto dari Citizen Jurnalistik NetTV dan Heri Purwoko SH.MM (Public Relation dari Pemerintah Kota Surakarta didaulat untuk menyampaikan informasi dan tantangan profesionalisme di era digital.

Ketiga narasumber dengan apik menyampaikan materi dan begitu komunikatif dengan para audiens yang hadir di Aula Gedung Pascasarjana IAIN Surakarta tersebut. Dari ketiga narasumber dapat diambil benang merah, profesionalisme adalah sebuah kesungguhan dalam bekerja dengan selalu memegang prinsip namun juga ada impact dan imbalan dari pekerjaan tersebut.

Ratmurti Sonski Mardika atau akrab dipanggil sonski mengatakan, dunia film Indonesia masih menunggu tangan-tangan terampil anak muda. Pengen kaya raya itu hal mudah, tapi di perfilman butuh orang yang bisa bekerja secara tim, bisa???”, tantangnya. Sedangkan Citizen Jurnalistik NetTV, mas Eko berpendapat, lakukan aktifitas dengan senang, dan jadikan kesenangan menjadi uang”, katanya.

Sedikit berbeda dengan kedua narasumber lain, sebagai seorang PNS Pemkot Solo, Heri Purwoko mengatakan profesionalisme itu dituntut untuk totalitas dalam bekerja. Kerja, Kerja, dan Kerja”, katanya. Pegawai Negeri Sipil yang menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Solo ini mengatakan tidak mudah bekerja dan berdampingan dengan para awak media, namun media adalah partner pemerintah, jika keduanya bisa seiring sejalan maka bisa sinergi”, ucapnya.

Menurut Tri Widianto sebagai ketua pelaksana, acara ini diadakan sebagai media pembelajaran Mahasiswa KPI IAIN Surakarta, mengingat brodcasting, jurnalistik, dan public relation merupakan konsentrasi yang ada di jurusan KPI. Di harapkan Mahasiswa KPI IAIN Suakarta mampu memiliki keterampilan/jiwa yang berprofesionalitas sehingga mampu bersaing di kancah nasional/internasional.

Ketua Jurusan KPI, Fathan, S.Sos., M.Si juga berpesan kepada seluruh audiens untuk mengambil seluruh materi yang disampaikan dan menggunakan ketiga narasumber sebagai gerbang jejaring untuk dapat menembus dunia pekerjaan nantinya. (Gie/Humas Publikasi) #banggaIAINSurakarta

Sumber: Mukti Kurniawan KPI

Komentar ditutup.