Bg

Paper Tiga Mahasiswa IAIN Surakarta Tembus Juara di Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) 2019

Diterbitkan tanggal 21 Oktober 2019

SINAR- Dari sembilan delegasi yang dikirimkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ke Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) 2019 yang diselenggarakan pada 13–15 Oktober 2019, tiga diantaranya tembus menjadi juara. Mereka adalah Muhammad Fikri Mubarok (Best Paper 1, Islamic Economics), Ayu Kristiana (Best Paper 3, Popular Islamism, Da’wa and the Media) dan Arian Agung Prastiyawan (Best Paper 2, Politics, Democracy, and Trans-national Religious Movement).

Namun demikian, keenam rekan mereka yakni Agus Wedi (IAT), Eko NUr Wibowo (Wisudawan PAI), Faridatun Nikmah (TBI), Jihan Asffia (IAT), Lina Lutfiana (AKS), Mega Listiani (PBI) Muhammad Fitri Mubarok (HES) turut bahagia karena mereka mampu bersaing dengan mahasiswa lain yang berasal dari PTN se-Indonesia bahkan mereka bersaing dalam skala internasional.

Senin, (21/10) mereka dengan bangga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr.H. Syamsul Bakri, M.Ag. Dalam kesempatan itu Dr. Syamsul Bakri mengatakan bahwa budaya tulis dan baca perlu ditunjukkan dan diwariskan kepada generasi muda agar mereka dapat berkontribusi dalam bidang akademik untuk kemajuan bangsa. Tulisan itu tidak pernah koyak dimakan waktu dan akan terus bermanfaat hingga kapanpun juga”, ucapnya.

Pria yang sangat akrab dengan para mahasiswa ini juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan pikiran cerdas kalian yang disumbangkan untuk IAIN Surakarta kampus tercinta ini. Sebaliknya Muhammad Fikri Mubarok (HES), Ayu Kristiana (MD) dan Arian Agung Prastiyawan (MBS) juga berterima kasih telah digembleng di IAIN Surakarta. Khususnya kepada rekan-rekan sesama mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Dinamika IAIN Surakarta yang tidak pernah berhenti untuk membuat kajian-kajian literasi dan kelompok studi ilmiah hingga akhirnya kami bisa dan Pe-De (baca: Percaya diri) bersaing dalam kancah internasional”, ucap Arian. (Gie/Humas Publikasi) 

Komentar ditutup.