Bg

Pastikan KIP Kuliah Tepat Sasaran, Jajaran Pimpinan UIN Raden Mas Said Surakarta Lakukan Survei Faktual Bagi Calon Penerima Beasiswa

Diterbitkan tanggal 19 Agustus 2021

SINAR–KIP kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi secara akademik dan memiliki keterbatasan secara ekonomi. Program ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan sumber daya manusia, sehingga perlu dilakukan survei kepada calon penerima agar tujuan dari program ini tepat sasaran dan dapat diwujudkan.

Menindak lanjuti amanat tersebut jajaran pimpinan UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan survei faktual pada calon penerima beasiswa KIP Kuliah di Kabupaten Karanganyar pada Kamis (19/8). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa beasiswa full study yang dikucurkan oleh pemerintah tidak salah sasaran. Sebab, beasiswa ini hanya diperuntukkan bagi yang berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Survei faktual ini merupakan bentuk dari transparasi dalam melakukan verifikasi data dan meminimalisir adanya data yang dipalsukan, sehingga beasiswa KIP Kuliah yang merupakan uang negara dapat disalurkan secara tepat sasaran, terang Prof. Dr. H. Mudofir selaku Rektor.

Lebih lanjut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. H. Syamsul Bakri menuturkan bahwa Anak kurang mampu yang berprestasi perlu diberdayakan dengan bantuan beasiswa KIP Kuliah ini. Tali asih untuk mereka perlu diwujudkan dalam bentuk yang nyata yang nantinya diharapkan berdampak perubahan yang positif dalam kehidupan bagi mahasiswa yang bersangkutan, tambahnya.

Kuota beasiswa KIP Kuliah yang disediakan UIN Raden Mas Said pada tahun ini sebanyak 267 mahasiswa bagi yang dinyatakan lulus atau diterima sebagai mahasiswa UIN Raden Mas Said baik melalui jalur seleksi SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, maupun jalur Mandiri. 

Hasil dari survei faktual menunjukkan bahwa data yang diberikan calon penerima beasiswa sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data tersebut meliputi nama orang tua, penghasilan orang tua, pekerjaan orang tua, alamat rumah, kondisi rumah (dengan menyertakan foto), dan berbagai data penunjang lainnya. (Gus/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.