Bg

Pembinaan Mental Kontingen PIONIR IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 11 Mei 2015

SINAR – Menjelang pemberangkatan di event Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) ke VII di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu pada Minggu (17/5) mendatang, 29 kontingen PIONIR dari IAIN Surakarta mendapat suntikan motivasi dalam kegiatan Pembinaan Mental Atlit Kontingen PIONIR ke VII yang diselenggarakan oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama, Senin (11/5), di Graha IAIN Surakarta. Drs. Is Subagyo (Milenium Jakarta) didaulat sebagai motivator dalam kegiatan ini.

Mental PionirPIONIR adalah ajang dua tahunan bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dalam bidang olahraga, seni, dan risetsejak tahun 2002 yang dilaksanakan secara bergilir di seluruh Indonesia. Dan pada tahun 2015 ini, Kemenag RI menunjuk IAIN Palu sebagai tuan rumah, dengan total peserta lebih kurang 3.520, terang Yusup Rohmadi selaku ketua kontingen IAIN Surakarta.

Yusup menambahkan dalam gelaran kali ini IAIN Surakarta akan mengirim 29 kontingen yang akan mengikuti 13 cabang pertandingan, yaitu Bulu tangkis, Silat, Kaligrafi, Debat bahasa asing, Tenis meja, Panjat dinding, MTQ, MHQ, Pop solo islami, Desain busana muslimah, MMQ, dan Riset.

Lebih lanjut, Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Imam Sukardi mengatakan, menghadapi ketatnya persaingan dalam PIONIR tersebut dan untuk menumbuhkan motivasi, menjadi sangat diperlukan adanya pembinaan mental untuk seluruh kontingen. Dengan diberikannya pembinaan mental dalam bentuk seminar motivasi, diharapkan mental seluruh kontingen dari IAIN Surakarta ini akan tumbuh menjadi mental juara, tangguh, dan tidak mudah menyerah.

Sementara itu, diawali dengan gimmick ringan, motivator Is Subagyo berhasil membakar semangat seluruh kontingen dengan beberapa petuah yang dia sampaikan. “NIL STATIS NISI OPTIMUM” (Tidak Ada Kata Cukup Kecuali Menjadi Yang Terbaik), menjadi kata kunci yang diberikan untuk kontingen. Dengan kata lain jangan ada kata menyerah untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan selalu berikanlah yang terbaik untuk almamater, maka kebaikan yang lain akan mengikuti kalian, tegasnya. (Mahendra)

Komentar ditutup.