Bg

Peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dalam Penguatan Literasi Moderasi Beragama

Diterbitkan tanggal 25 Oktober 2021

SINAR-This Your Way”, ucap Ibu Eny Retno Yaqut. Menjadi seorang penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI adalah jalan yang harus diambil oleh istri dari Menag RI ini. Menjadi seorang istri sekaligus seorang dharma wanita bukanlah perkara yang mudah. Tetapi sebuah takdir yang harus dijalani dengan penuh bhakti.

Baginya, dharma wanita adalah posisi strategis untuk mendukung kegiatan kementerian. Mendukung seluruh program kegiatan kementerian yang diturunkan hingga pada lingkungan masing-masing DWP.

Mengangkat tema Peran DWP Dalam Penguatan Literasi Moderasi Beragama dalam sebuah FGD Nasional yang mendatangkan seluruh DWP PTKIN adalah salah satu langkah yang penting, yakni bersama dan bekerjasama dalam mendukung seluruh kegiatan kementerian menjadi kegiatan DWP. FGD ini terselenggara atas partisipasi seluruh ibu DWP PTKIN yang terlaksana di Kampus UIN RM Said Surakarta, Senin (25/10). Literasi dalam moderasi beragama sangat penting agar para ibu bisa mengajarkan moderasi sejak dari dalam rumah. Ini penting, bahkan para ibu harus bisa mengambil peran yang lebih dari sekedar menjadi seorang istri”, ucapnya. Tetapi harus bisa menjadi leader dan founder dari kegiatan yang positif lainnya”, tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Sri Haryanti Mudofir selaku ketua DWP UIN RM Said Surakarta juga menyerahkan sebuah karya buku “strong mom” yang ditulis oleh para ibu DWP UIN RM Said. Tulisan tersebut adalah kumpulan pengalaman seorang ibu yang kuat dalam menjalani takdirnya sebagai madrasatul ula. Terselip pesan agar menjadi sebuah karya yang bisa menginspirasi untuk para ibu DWP. (Nughy/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.