Bg

Public Lecture IAIN Surakarta, Pancasila Semesta Santun

Diterbitkan tanggal 6 September 2018

SINAR- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta kembali menyelenggarakan Public Lecture dengan mengusung tema Pancasila Semesta Santun pada Kamis (6/9) di Aula Rektorat Lantai 3. Tema pancasila dinilai sangat penting mengingat generasi milenial saat ini yang kurang memahami akan nilai-nilai pancasila bahkan butir-butir pancasila tidak hafal.

Akhir-akhir ini masalah mengenai pancasila terdengar sensitif, bahkan sampai dibentuk badan khusus tersendiri, ujar Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perncanaan dan Keuangan Dr. H. Muhammad Munadi, S.Pd., M.Pd dalam mengawali sambutannya. Kalau generasi zaman dahulu pasti masih mengenal Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau yang lebih dikenal dengan P4, sehingga tak perlu diragukan lagi mengenai pegamalan pancasilanya, berbeda dengan “generasi metik” saat ini yang hanya tau gas saja tanpa mengetahui proses nya, sambungnya. Lebih lanjut Munadi menjelaskan Pancasila merupakan produk yang terinspirasi pada islam, sebenarnya sering diadakan seminar-seminar mengenai pancasila, namun kurang begitu membawa dampak yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti penerapan nilai-nilai ketuhanan, kemanusian, keadilan. Selain itu beliau juga berpesan meskipun dunia sekarang penuh dengan metik tetapi anda juga harus belajar proses,serap ilmu-ilmu yang disampaikan narasumber kita kontekskan pancasila era milenial itu seperti apa, tutupnya.

Dalam Public Lecture kali ini menghadirkan tiga tokoh yang mumpuni dalam bidang tersebut yaitu Prof. Dr. Hermanu Joebagio, M.Pd. selaku Ketua Pusat Studi Pancasila Universitas Sebelas Maret Surakarta, Sumartono Hadinoto sebagai Ketua Perkumpulan Masyarakat Solo dan Ahmad Hafidh, M.Ag Ketua PTIPD Dosen IAIN Surakarta. Peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa baru tampak antusias menyimak dan mendengarkan paparan yang disampaikan narasumber meskipun harus dengan duduk di bawah karena jumlah peserta yang hadir melebihi ekspektasi panitia. (Zat/Humas Publikasi#BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.