Bg

Puncak Milad UKM JQH Al-Wustha, IAIN Surakarta Bersholawat Bersama Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf

Diterbitkan tanggal 18 September 2017

SINAR- Puncak kemeriahan perayaan Milad V UKM JQH Al-Wustha ditandai dengan IAIN Surakarta Bersholawat bertema “Melestarikan Budaya dengan Kearifan Beragama untuk Menangkal Paham Radikal dan Anti NKRI” bersama Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf dari Pekalongan. Ribuan jamaah ikut larut dalam khidmat bersholawat. Diiringi oleh grub rebana Az-Zahir Pekalongan terasa kesejukan saat senandung sholawat menggema.

Di tengah Lapangan Utama IAIN Surakarta, Habib Ali Zainal Abidin mengajak semua jamaah untuk bersholawat dilanjutkan Mau’idhoh Hasanah di hadapan para pimpinan IAIN Surakarta, mahasiswa dan masyarakat dari seluruh penjuru eks-karisidenan Surakarta.

Wakil Rektor Bagian Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. KH. Abdul Matin Bin Salman, Lc., M.Ag yang hadir dalam acara IAIN Surakarta Bersholawat mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dan meminta lantunan doa dari Habib Ali Zainal Abidin dan juga masyarakat agar IAIN Surakarta dapat segera berubah status menjadi Universitas Islam Negeri. “Akan ada fakultas dua baru nanti, moho doanya agar segera menjadi UIN”, katanya.

Dr. KH. Abdul Matin juga menyampaikan pesan dari Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Mudofir, M.Pd bahwa IAIN Surakarta akan menjadi garda terdepan dalam menangkal paham radikal dan anti NKRI. IAIN Surakarta pula akan melanjutkan tradisi aqidah ahlu sunnah wal jamaah.

Pada kesempatan yang sama panitia juga membagikan hadiah kepada para pemenang lomba dari serangkaian acara Milad V UKM JQH Al-Wustha, Lomba Adzan dan Iqomah, Lomba Mewarnai, Lomba Da’i, Lomba Hafalan, Lomba Kaligrafi, Lomba Tilawah, Qiroatul Kutub dan Lomba Rebana. Harapan besar yang terselip dari panitia yang bekerjasama dengan DEMA IAIN Surakarta adalah menjadikan masyarakat sebagai generasi qur’ani sehingga dapat membentengi diri dari paham radikal yang merongrong persatuan NKRI. (Gie/Humas dan Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.