Bg

Re-Akreditasi PBI Kali Ini Wajib Nilai A

Diterbitkan tanggal 23 November 2017

SINAR- Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta kedatangan tamu dalam rangka kunjungan/visitasi Tim Asesor BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi). Acara tersebut dilangsungkan di ruang sidang senat institut pada hari Kamis (23/11). Bertindak sebagai tim asesor adalah seorang yang sudah tidak asing bagi tim akreditasi FITK yaitu beliau Prof. Adnan Latief M, M.A., Ph.D (Universitas Negeri Malang) dan Prof. Drs. Burhanuddin Arafah, M.Hum., Ph.D (Universitas Hasanuddin Makassar).

Dr. H. Giyoto, M.Hum.dalam sambutannya mengungkapkan PBI berdiri pada tahun 2001 dan mulai melakukan akreditasi pertamanya pada tahun 2008. Pada saat itu PBI mendapatkan nilai B. Kala itu BAN-PT sedang gencar-gencarnya melakukan akreditasi. Akreditasi yang kedua dilakukan pada tahun 2013 juga mendapat nilai B. berbekal pengalaman 2 akreditasi sebelumnya diharapkan re-akreditasi kali ini bisa mendapatkan nilai A menyusul 3 prodi FITK lain (PAI, Sastra Inggris dan PBA) yang sudah mendahului mendapat nilai A.

Sementrara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Dan Pengembangan Lembaga Dr. H. Abdul Matin Bin Salman, Lc, M.Ag, menyampaikan bahwa, dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama, 40% Akreditasi Institut Perguruan Tinggi (AIPT) merupakan salah satu syarat wajib agar cita-cita kita merubah IAIN Surakarta menjadi UIN Surakarta pada tahun 2019 dapat tercapai. Karena itu wajib bagi re-akreditasi PBI kali ini untuk mendapatkan nilai A.

Menanggapi sambutan dari tuan rumah, Prof. Adnan Latief M, M.A., Ph.D mewakili asesor mengatakan Nilai tergantung pada deskripsi bukan pada tim asesor. Tim asesor bersama-sama Prodi dan Fakultas membuat deskripsi sebaik mungkin berdasarkan borang. Kita cermati kurangnya dimana, hurus dicek berkali-kali, kalau perlu di setiap prodi harus ada petugas khusus yang bertugas mempersiapkan dan mencermati borang agar hasilnya lebih maksimal, jangan diserahkan kepada Dekan atau Kepala Prodi karena mereka sudah disibukkan dengan tugas dan kewajiban mereka masing-masing. Mari kita kerja bersama sebaik-baiknya karena tim asesor pun selalu diawasi oleh petugas khusus dari BAN-PT.  (Zat/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.