Bg

Rektor: 2.087 Mahasiswa Peserta KKN adalah Duta IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 1 Agustus 2017

SINAR- Sebanyak 2.087 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta mengikuti pembekalan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di gedung Graha, Selasa (1/8) dengan tema KKN yaitu Tranformatif Berbasis Masjid (KKNT-BM). Pembekalan dilaksanakan selama dua hari (1-2/8) sebagai persiapan sebelum terjun ke lapangan, tepatnya di Kabupaten Sukoharjo sebagai lokasi KKN tahun ini.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr. Ismail Yahya dalam laporan penyelenggaraan KKN mengatakan secara keseluruhan peserta KKN tahun 2017 adalah  2.087 mahasiswa yang terdiri dari tiga kategori yakni reguler (1.697 mahasiswa), mandiri dalam negeri (380 mahasiswa), mandiri luar negeri di Kinabalu Malaysia (10 mahasiswa).

Untuk peserta KKN reguler pelepasan peserta akan dilaksankan pada tanggal 7-8 Agustus 2017 ke tujuh kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, yakni Baki, Bendosari, Polokarto, Nguter, Weru, Tawangsari dan Bulu, sedangkan untuk KKN mandiri dilaksanakan hari ini (1/8) tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Mudofir berharap program KKN ini bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa harus memberikan pengabdian terbaik sehingga membantu masyarakat setempat dan selalu menjaga tingkah laku dalam bermasyarakat untuk menjaga nama baik lembaga. Peserta KKN tidak hanya bertindak sebatas penggugur kewajiban atau pelengkap syarat dalam perkuliahan saja, melainkan sekaligus sebagai Duta IAIN Surakarta yang bertugas menjadi agen pembangunan, agen Islamisasi, serta agen promosi bagi kebaikan dan keunggulan-keunggulan IAIN Surakarta.

Lebih lanjut Rektor berpesan kepada seluruh peserta KKN untuk tidak mengajarkan paham-paham yang radikal dan bertentangan dengan Pancasila, sampaikan informasi dengan santun, hormati adat-budaya masyarakat setempat dengan tidak membawa paham sektarian tertentu.

Di akhir arahannya Rektor kembali menegaskan sebagai Duta IAIN Surakarta peserta KKN dapat menyampaikan hal-hal yang positif-konstruktif dan simpan hal-hal yang negatif-destruktif. Sehingga kedepan mahasiswa IAIN Surakarta dapat menjadi pribadi yang unggul dalam karakter maupun keilmuan. (Gus/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.