Bg

Rektor: Revisi IKU dan IKT Prodi di Fakultas Syariah, Harus Memberi Sumbangan Pembangunan Negara

Diterbitkan tanggal 10 Juli 2020

SINAR- Purna Workshop Penyusunan Visi Misi RIP dan Renstra Fakultas Syariah yang telah disesuaikan dengan Institut yang telah dilaksanakan kemarin, Kamis (9/7) di Hotel Pramesthi Kartasura, hari ini Jum’at (10/7) Fakultas Syariah (Fasya) melanjutkan dengan pembahasan Indiaktor Kerja Utama (IKU) dan Indikator Kerja Tambahan (IKT) Program Studi.

Meningkatnya standar sebuah program studi dan sebuah institusi pendidikan menjadikan IAIN Surakarta juga turut berpacu meningkatkan kualitasnya. Untuk itu sebuah revitalisasi dan akselerasi wajib dilakukan oleh Fakultas Syariah”, ucap Dekan Fasya Dr. Ismail Yahya, M.A.

Lebih lanjut Rektor IAIN Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd menitikberatkan pada pengaruh dan sumbangan kepada pembangunan. Pembangunan manusia seutuhnya adalah pembangunan lahir dan batin. Jadi IKU dan IKT sebuah prodi harus berdampak untuk keberlanjutan pembangunan”, ucapnya disaat seremonial pembukaan kegiatan.

Rektor juga masih menyempatkan untuk mengikuti jalannya kegiatan yang dinarasumberi oleh Dr. Anton Bawono, M.Si tersebut. Rektor berharap dengan adanya distingsi keilmuan yang jelas dan memberi sumbangan kepada pembangunan negara maka keberlangsungan prodi dan institusi kita dapat dinilai tetap compatible, dapat bertahan dan dipertahankan keberadaanya. (Gie/Humas Publikasi)

Komentar ditutup.