Bg

Review Kurikulum Kampus Merdeka, Rektor Tekankan Inovasi Pembelajaran 

Diterbitkan tanggal 15 September 2020

SINAR- Respon gagasan kampus merdeka dari Menteri Nadiem sudah dimulai ditindaklanjuti oleh banyak perguruan tinggi terutama IAIN Surakarta, dengan mengagendakan rangkain kegiatan yang bertema sejenis.

Harapannya kedepan rumusan-rumusan dan konsep-konsep mengenai kampus merdeka segera dapat digunakan, terang Rektor dalam kegiatan review kurikulum kampus merdeka Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Selasa (15/9).

Prof. Dr. H. Mudofir menambahkan bahwa kampus merdeka pada dasarnya adalah penjabaran dari merdeka belajar, agar mahasiswa dan anak-anak didik  memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan-pilihan sesuai minatnya.

Adanya konsep belajar merdeka tentunya bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar kampus. Konsep tersebut terus dikembangkangkan oleh kemendikbud sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

IAIN Surakarta diberi mandat sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional untuk bersama pemerintah memikirkan tentang masa depan bangsa. Jika Ristek Dikti memiliki mandat baru yakni memajukan inovasi nasional maka di PTKIN sejatinya harus memiliki mandat yang sama dalam setiap pembelajaran.

Lebih lanjut Dekan FUD, Dr. Islah menyebut bahwa kegiatan review ini merupakan rangkain kegiatan dalam rangka pengembangan lembaga, dan relevansinya yakni untuk mensuport kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Sehingga untuk mendukung dan melaksanakan program merdeka belajar tersebut baik output maupun outcomenya dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan lembaga. (Gie/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.