Bg

Seminar Kesehatan Mental

Diterbitkan tanggal 10 Oktober 2017

SINAR- Kesehatan mental merupakan isu yang menarik untuk diperbincangkan di masa saat ini. Pasalnya semakin variatif berbagai kepentingan manusia maka manajemen emosi dan pengendalian diri sangat penting untuk menjaga kestabilan masyarakat. Jika pribadi sehat maka akan menciptakan masyarakat yang sehat pula. Untuk tetap sehat maka kita harus tahu apa itu sehat?

Dr. Adriesti Herdaetha, SpKj, M.H yang didaulat sebagai narasumber utama dalam Seminar Kesehatan Mental, Selasa (10/10) di Aula Pascasarjana tersebut mengajak para peserta untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai kesehatan jiwa. “Tubuh manusia terdiri dari jiwa dan raga, jika jiwa sakit maka akan berimbas ke raga yang terlihat”, ucapnya. “Walaupun begitu hidup itu dinamis, kadang ada rasa galau, sedih dan bahagia, semuanya merupakan bagian dari perasaan, sedangkan perasaan adalah bagian dari jiwa untuk itu perlu adanya manajemen emosi agar tidak selalu sedih, tidak selalu galau atau bahagia yang berlebihan”, terangnya.

Lebih lanjut wanita cantik yang kerap disapa Dr. Etha tersebut memberikan apresiasi kepada Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korp Sukarela (KSR) IAIN Surakarta karena telah turut memberikan perhatian kepada kesehatan mental masyarakat. Wanita berkacamata yang telah mengabdi di RSJ Surakarta tersebut mengatakan bahwa kita semua tahu, semakin berkembang masyarakat maka akan semakin banyak masalah sosial yang terjadi, untuk itu peran semua lini untuk turut menjaga kestabilan emosi agar tercipta masyarakat yang sehat.

Narasumber kedua yang berasal dari akademisi IAIN Surakarta, Ahmad Saifuddin, M.Psi, Psikolog mengungkap teori-teori sosial dan psikologi masyarakat. “Jiwa dan fisik itu berkaitan”, ucapnya. Lebih lanjut lelaki yang berstatus bujang itu memberikan contoh bahwa jika tangan terluka, perasaan akan merasa sakit dan air mata menetes. Sebaliknya jika ada ketakutan yang berlebihan terhadap mati maka akan memunculkan penyakit-penyakit yang sulit diobati, contoh karena takut diabetes maka segala yang ada gulanya akan dihindari, padahal gula juga dibutuhkan oleh tubuh”, lanjutnya.

Acara yang turut dihadiri oleh berbagai utusan Korp Relawan seluruh solo raya tersebut juga memberikan asupan gizi yang sempurna hasil kerjasama dengan susu fermentasi Cimori. Panitia berharap kesehatan jiwa dan raga menjadi sesuatu yang harus dijaga. “Karena sehat itu mahal harganya”, ucap salah satu panitia. (Gie/Humas dan Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.