Bg

T – MAPS selenggarakan Workshop IAIN Mendongeng

Diterbitkan tanggal 21 Juni 2016

 

SINAR – T-MAPS (Training For Motivation and Public Speaking)  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta selenggarakan workshop IAIN Mendongeng bersama Kak Hamid dari Istana Dongeng Nusantara. Acara tersebut digelar di Gedung Pascasarjana Lantai 4 dengan tema “Wujudkan Potensi Public Speaking dan Saling Berbagi di Bulan Suci”, Selasa (21/6). Meski bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, namun 80 peserta acara tersebut tetap semangat mengikuti acara.

Melihat generasi penerus yang semakin tidak peduli dengan dunia dongeng menjadi alasan yang mendasari penyelenggaraan workshop. Seperti yang diungkapkan oleh Ryan Purnomo selaku ketua panitia bahwa salah satu cara mendidik anak ialah melalui mendongeng. “Dari mendongeng bisa pula membentuk karakter pribadi seseorang. “Mendongeng ialah salah satu cara dalam menyampaikan pendidikan berkarakter,”ujarnya dalam sambutan.

Dalam sambutannya, Drs. Abdul Aziz, M.Ag selaku pembimbing T-MAPS mengatakan bahwa perjuangan T-MAPS yang awalnya bernama KTI (Komunitas Trainer IAIN Surakarta) selama 2 tahun ini jangan sampai berhenti, namun perjuangan dan perbaikan demi perbaikan harus dilakukan demi mencapai kualitas yang lebih baik.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Dr. Syamsul Bakri, M.Ag selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama meresmikan T-MAPS menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) definitif. Dr. Syamsul mengatakan selama ini kegiatan – kegiatan yang diadakan oleh T-MAPS tergolong kegiatan yang bagus karena banyak mengandung nilai motivasi. “Ke depan T-MAPS harus lebih menekankan skala prioritas yaitu menjadi UKM motivasi dengan konsentrasi public speaking,” terangnya dalam sambutan. “Jadi kualitas dan kuantitas kegiatannya harus lebih baik,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengambil manfaat sehingga bermanfaat bagi orang lain. Mendongeng memiliki kelebihan tersendiri yaitu teori yang disampaikan lebih mudah dipahami dan pesan yang disampaikan bisa masuk lebih dalam hingga alam bawah sadar. Lewat mendongeng anak bisa lebih kreatif dan imajinatif. (Yin-mgMush/Humas Publikasi).

Komentar ditutup.