Bg

Workshop Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional IAIN Surakarta 2019

Diterbitkan tanggal 26 Oktober 2019

SINAR- Publikasi karya ilmiah erat kaitannya dengan kenaikan pangkat seorang dosen. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Drs. Ferimeldi, Ph.D. pada pembukaan acara “Workshop Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional IAIN Surakarta Tahun 2019” yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Oktober 2019 di Griya Persada hotel dan Convention Bandungan, Semarang. Beliau menyampaikan bahwa, “kenaikan pangkat adalah sebuah pencapaian dosen yang berpengaruh terhadap lembaga”.

Senada dengan Kabiro AUAK, Rektor IAIN Surakarta, Prof. Dr. Mudhofir, S.Ag., M.Pd. menyampaikan bahwa, “Perlu adanya identifikasi apakah ada kendala-kendala dalam kenaikan pangkat. Jika ada, bisa dilakukan upaya perbaikan dalam hal pengelolaannya. Tujuan kita ke depan yaitu mutu tata kelola, SDM, publikasi, dan pendidikan. Dimungkinkan bila perlu ke depan kita bisa membuat gugus kerja khusus untuk mengelola artikel dari dosen-dosen untuk meningkatkan publikasi”. Hal tersebut disampaikan Rektor sebagai pengantar dan sekaligus secara resmi membuka acara.

Pada acara workshop yang dilaksanakan selama 3 hari ini,  IAIN Surakarta mengundang 2 (dua) orang narasumber yang merupakan “Profesor” dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung, dan UIN Walisongo Semarang. Peserta dari kegiatan ini yaitu dosen IAIN Surakarta dengan pangkat Lektor dan Lektor Kepala. Pada kesempatan materi sesi 1, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., narasumber dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung menyampaikan bahwa, “konsep kolaborasi dengan multidisiplin ilmu akan menghasilkan artikel yang luar biasa. Tidak ada yang namanya superman, adanya super team”. Beliau juga menyampaikan bahwa nama lembaga sebagai afiliasi penulis artikel harus diseragamkan dan dituangkan dalam SK Rektor. Selain itu alamat email akan lebih baik jika menggunakan email institusi yang artinya sebagai contoh email@iainsurakarta.

Narasumber kedua dari acara ini yaitu Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Ag dari UIN Walisongo Semarang menyampaikan beberapa aspek penting dalam penulisan artikel hingga publikasi. Beliau mengawali materi dengan menyampaikan, “menulis artikel adalah tuntutan akademik dan profesionalisme dosen. Saat ini ada regulasi permenristekdikti no. 20 tahun 2017 yang didalamnya mengharuskan dosen untuk melakukan publikasi baik nasional maupun internasional yang disesuaikan dengan kepangkatannya”. Beberapa hal yang disampaikan oleh narasumber yaitu aspek penting dalam penulisan artikel adalah level kontribusi. Dalam dunia perjurnalan tidak terkecuali scopus, artikel jika tidak berbasis riset berpotensi besar untuk ditolak.

Pada kesempatan sesi 2, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menyampaikan tips dan teknis penulisan artikel yang baik dan mengajak peserta kegiatan untuk praktek langsung menulis artikel. Di awal sesi 2 naraumber menyampaikan, “mahasiswa UIN Bandung sudah dibiasakan untuk menulis artikel sesuai dengan template jurnal yang bereputasi. Hal ini adalah upaya membiasakan menulis yang mengarah pada publikasi di jurnal bereputasi”. Selanjutnya narasumber melakukan simulasi penulisan artikel dan memberikan tips dalam tiap-tiap struktur penulisan artikel mulai dari penulisan judul hingga kesimpulan dan daftar pustaka. Beberapa hal yang disampaikan oleh narasumber yaitu pada penulisan judul artikel harus mencakup PMR (problem, method, result). Struktur artikel meliputi introduction, methodology, result and discussion, conclusion. Pada jurnal bereputasi tidak ada literature review. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., memiliki harapan akan adanya peningkatan publikasi dari dosen IAIN Surakarta setelah acara ini selesai. Beberapa visi ke depan seperti menciptakan kelompok yang bisa membuat karya publikasi dirasa perlu untuk dilakukan. Kolaborasi penulis senior dan junior juga perlu untuk dilakukan. Dimungkinkan ada kebijakan khusus tingkat institute untuk dapat mengakomodir hal itu semua dalam rangka peningkatan publikasi dosen IAIN Surakarta. Hal tersebut disampaikan beliau sebagai kesimpulan dan sekaligus menutup acara. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu para peserta kegiatan dapat mengumpulkan artikelnya masing-masing. Selanjutnya artikel tersebut diserahkan kepada narasumber Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. untuk direview. Hasil review akan disampaikan kembali kepada para peserta. Dengan demikian peserta mendapat masukan dari narasumber yang dapat dijadikan sebagai acuan penulisan artikel yang baik untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. (Gie/Humas Publikasi)

Komentar ditutup.