Bg

Ini Pesan Ganjar Kepada Mahasiswa Baru IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 14 Agustus 2018

SINAR- Selasa (14/8) siang kemarin Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH.MIP, hadir dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) untuk menyapa dan memberi motivasi mahasiswa baru IAIN Surakarta tahun 2018. Langsung berangkat dari Semarang, gubernur beserta rombongan tiba di kampus IAIN Surakarta jam 14.30. Sesampainya di kampus, gubernur langsung menuju ke lokasi acara UKM Fire dimana mahasiswa baru sedang berkumpul untuk menyaksikan atraksi dan mengenal Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di IAIN Surakarta.

Sekitar satu setengah jam gubernur di atas panggung untuk memberi motivasi dan ngobrol langsung dengan beberapa mahasiswa baru. Kepada mahasiswa baru ia berpesan agar banyak membaca, terutama membaca buku dan media massa untuk up date info-info terkini. Gubernur menyinggung generasi milenial saat ini biasanya semangat membaca pesan-pesan di media sosial dan akun-akun yang tidak jelas kemudian dishare kemana-mana. Gubernur berpesan, sebagai kaum intelektual maka pola bermedia seperti ini harus ditinggalkan. Sebagaimana ia sampaikan di hadapan mahasiswa baru, “Sebagai mahasiswa harus selalu berpikir analitis, kritis, sistematis dan solutif. Tradisi ini bisa terjadi kalau banyak baca. Jangan jadi mahasiswa yang berpikir hanya satu alinea tapi berpikir berbuku-buku.”

Lebih lanjut gubernur berpesan kepada mahasiswa baru agar bijak dalam bermedia terutama media sosial. Sebagai kaum intelektual mahasiwa harus bisa menyeleksi setiap informasi yang diterima. “pandai-pandailah dalam menyeleksi informasi, jangan sampai menjadi korban berita-berita hoax dan hate speech apalagi menyebarkannya,” pesannya.

Gubernur juga berpesan agar jangan hanya menjadi mahasiswa yang teoritis dan berorientasi akademik saja. Mahasiswa sekarang dituntut harus bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat, bangsa dan negara. “Mahasiswa yang IPKnya tinggi, ilmunya banyak itu bagus tapi punya kontribusi untuk masyarakat, bangsa dan negara itu namanya punya nilai plus. Begitu nanti lulus, ini mahasiswa yang siap bersaing,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan dari salah satu mahasiswa baru yang mengeluhkan adanya praktik suap dan pungutan liar (pungli) dalam seleksi penerimaan PNS, TNI dan POLRI, ia mengajak mahasiswa agar menjadi pionir. “Kalau kita tidak suka dengan suap, sogok, pungli dan lain-lainnya, kita ingin itu semua hilang, maka jangan menyuap, jangan menyogok. Kalian harus berani menjadi pionir penegak integritas,” tegasnya.

Menutup orasinya gubernur memberikan tips sukses kepada para mahasiswa baru IAIN Surakarta. Menurutnya agar sukses syaratnya harus berjuang sungguh-sungguh  dan harus mendapat ridlo orang tua. “Semua orang sukses pasti ceritanya sama, dia pasti pejuang yang sungguh-sungguh dan mendapat ridlo orang tua. Cintai orang uamu, hormati guru-gurumu, cintai bangsa dan negaramu,” tutupnya. (JnR/Humas Publikasi)#banggaiainsurakarta

Komentar ditutup.