Bg

Al Qolby: Seni Di IAIN Surakarta Berbeda dan Tetap Memakai Nafas Islami

Diterbitkan tanggal 19 April 2018

SINAR- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Seni Rupa dan Desain IAIN Surakarta atau kerap akrab disebut SRD IAIN Surakarta menggelar pameran karya seni yang bertajuk Iskitsa. Pameran yang digelar pada Kamis, (19/4) ini merupakan event pertama yang di selenggarakan oleh SRD IAIN Surakarta. Bertempat di Meeting Room gedung GLM lantai 2, Iskitsa adalah pameran tunggal yang memamerkan karya-karya dari salah satu anggota SRD yaitu Murtafi’ah Hikmawati (Ima), mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab semester 4 IAIN Surakarta. Karya yang berupa sketsa-sketsa hasil goresan tangan Ima terpajang rapih dengan menyampaikan pesan tersendiri pada setiap sketsa. Ima sendiri ingin menunjukkan bahwa IAIN Surakarta juga punya seni, punya banyak mahasiswa yang berkompeten dan memiliki kreatifitas di bidang seni rupa.

SRD IAIN Surakarta merupakan komunitas baru di IAIN Surakarta yang notabene belum memiliki jurusan di bidang seni itu sendiri. Awal terbentuknya SRD pada awal tahun 2018, muncul karena keresahan pribadi Muhammad Dihyah Al Qolby, mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 6 yang merupakan ketua penyelenggara sekaligus ketua dari SRD IAIN Surakarta. Al Qolby menggagas SRD IAIN Surakarta untuk merangkul para mahasiswa pecinta sekaligus penggiat seni rupa di IAIN Surakarta, dan juga menjadi wadah dan ruang berkumpul serta berkarya bagi para mahasiswa yang memiliki ruh dan jiwa seni namun kurang dapat terapresiasi. Jadi bukan hanya penggiat seni, akan tetapi pecinta seni pun bisa ikut bergabung di dalamnya.

ISKITSA ini digelar tidak hanya untuk menunjukkan karya, akan tetapi Al Qolby ingin memperkenalkan seni secara global sekaligus  memotivasi serta menginspirasi para mahasiswa pecinta seni untuk berani berkarya, khususnya para anggota SRD IAIN Surakarta. Acara ini selain diisi dengan pameran karya, juga turut diadakan workshop sketsa wajah, live performance sketsa, dan diskusi.

“Menggambar itu asik. Pastinya saya berharap SRD IAIN Surakarta dapat menjadi sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IAIN Surakarta dan diketahui oleh banyak orang. SRD dapat memiliki ruang.” ujar Al Qolby. ISKITSA menjadi langkah awal bagi SRD untuk memperkenalkan kepada seluruh mahasiswa IAIN Surakarta, bahwa kampus Islam Negeri juga punya karya seni. “Saya ingin merubah cara pandang masyarakat terhadap seni rupa dan pegiat seni, bahwa pegiat seni tidak melulu “mbeling”, seni di IAIN Surakarta berbeda dan tetap memakai nafas-nafas Islami.” imbuh mahasiswa asal Wonogiri tersebut. (MgAnz/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Editor:Nasyath

Komentar ditutup.