Bg

Kak Seto: Semua Anak Terlahir Cerdas dan Berkarakter

Diterbitkan tanggal 5 Desember 2016

SINAR-Ketua Umum Komisi Nasioanal Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto hadir dalam seminar nasional bertajuk Upaya Membangun Karakter Anak Bangsa di Gedung Graha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Senin (5/12).

Dihadapan lebih dari 700 peserta seminar yang memadati Gedung Graha IAIN Surakarta, Kak Seto mengawali seminar dengan sebuah dongeng sebagai ilustrasi atau penggambaran secara umum bagaimana sikap arogan dan egois para orang tua yang menuntut si buah hati untuk dapat memenuhi ekspektasinya.

Anak dituntut harus bisa ini dan itu, harus bisa seperti ini dan seperti itu. Padahal sejatinya setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda tergantung pada bidang yang disukai, ungkap Kak Seto dengan tegas namun santun.

Pada prinsipnya semua anak di dunia ini terlahir cerdas dan berkarakter. Akan tetapi dengan adanya kemauan dari orang tua yang terlalu memaksakan kehendaknya, maka yang terjadi adalah anak seperti robot yang selalu menjadi penurut, anak menjadi seorang penghapal pelajaran yang terlalu memaksa, dan fobia sekolah. Sebuah paksaan akan membuat anak menjadi terbeban dan tertekan, sehingga hal tersebut bisa menghancurkan karakter dari anak tersebut untuk masa depannya, tambahnya.

Di akhir paparannya Kak Seto berpesan bahwa impian dari seorang anak adalah memiliki rumah yang ramah dan memiliki orang tua yang cerdas dan kreatif dalam membimbing anak-anaknya agar tercipta kehangatan dan kebersamaan dalam mendidik anak-anak mereka. Semua itu akan tercipta bila kita mendidik mereka dengan rasa cinta serta kasih sayang yang tulus.

Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Mudofir memberi apresiasi atas terlaksananya seminar ini dengan menghadirkan tokoh nasional yang bergerak di bidang pemerhati dan perlindungan anak yaitu Kak Seto di kampus IAIN Surakarta. Semoga apa yang disampaikan Kak Seto dapat memberikan wawasan dan motivasi yang lebih untuk seluruh peserta dalam bagaimana cara mendidik anak sehingga anak-anak tersebut tumbuh berkembang menjadi anak yang memiliki potensi dan berkarakter tangguh. (Gus/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.