Bg

KSR PMI IAIN Surakarta Miliki Komandan Baru

Diterbitkan tanggal 30 Januari 2018

SINAR-  Teriakan Loyalitas Tanpa Batas Kontribusi Tiada Henti menggema di Aula Pasca Lantai 4 pada Selasa, (30/1).  Teriakan tersebut berasal dari para pengurus baru Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) IAIN Surakarta yang baru saja dilantik oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.

Komandan KSR Tahun ini dipimpin oleh Sarwanti dengan Wakil Komandan KSR M. Noval Arahman di dampingi Sekertaris dan Bendahara juga empat kepala bidang yaitu Kepala Bidang Diklat, Kepala Bidang Logistik, Kepala Bidang Humas dan Kepala Bidang Keorganisasian.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag menjelaskan dalam sambutannya Unit Kegiatan Khusus (UKK) merupakan unit setingkat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dengan organisasi terstruktur beliau menekankan agar seluruh UKK maupun UKM dalam berkegiatan kedepan harus lebih bermutu, mutu disini merupakan mutu yang nyata yang harus terealisasi bukan sekedar imajinasi. Buatlah terobosan-terobosan baru yang positif jangan hanya rutinitas, 60% terobosan baru 40% rutinitas.

Sementara itu Pembina KSR PMI IAIN Surakarta Kriswanto S.S memberikan arahan pada Anggota KSR baru bahwa anggota KSR harus pintar. Pintar disini dimaksudkan semua pengurus harus fungsional artinya bisa saling mengisi satu sama lain, lalu harus berintegritas apa yang akan dan yang harus dilaksanakan harus satu padu kemudian harus menjaga network dengan para stakeholders baik internal maupun eksternal  dengan sebaik-baiknya dan teruslah bekerja keras yang amanah serta responsibility yang kuat.

Disisi lain Ismoyo yang merupakan tamu undangan perwakilan dari PMI Sukloharjo memberikan apresiasi kepada para pengurus KSR yang lama karena telah memulai KSR di IAIN Surakarta dari Nol. Telah banyak kegiatan KSR baik internal maupun eksternal yang memberikan dampak positif seperti seminar-seminar maupun turut serta dalam kegiatan penanaman pohon/reboisasi. Beliau berpesan pengurus yang baru tidak cuma memberikan tongkat estafet namun juga jarak estafet itu harus bertambah artinya harus bertumbuh dan berkembang. Kita harus bisa menjadi pusat interaksi remaja terkait kesehatan fisik ataupun psikis dengan pengurus baru dan kepemimpinan baru harus semakin baik. (Zat/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Dok: Nasyath

Komentar ditutup.