Bg

Libas Lhokseumawe, Bulutangkis Tunggal Putri IAIN Surakarta Raih Perunggu

Diterbitkan tanggal 30 April 2017

SINAR- Peraihan medali oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta kembali bertambah, setelah cabang olahraga bulutangkis dari nomor tunggal putri menyumbangkan satu medali perunggu di Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) Ke-VIII Aceh, Minggu (30/4).

Menghadapi IAIN Lhokseumawe di pertandingan perebutan tempat ke tiga, IAIN Surakarta melibas dua set langsung dengan angka 21-10 dan 21-12. Pertandingan yang disaksikan lebih dari ratusan suporter dari dua tim yang bertanding tersebut sempat diwarnai insiden padamnya lampu di GOR KONI Banda Aceh selama beberapa menit sesaat sebelum pertandingan dimulai, dan insiden tindakan tidak sportif dari suporter lawan yang melakukan pelemparan ke tengah lapangan.

Tambahan satu medali perunggu dari cabang bulutangkis tersebut atas nama Cintia Isni Mufidah, yang sempat mengalami down akibat gagal melaju ke putaran berikutnya saat turun di nomor ganda putri satu hari sebelumnya.

Isni begitu sapaan akrab mahasiswi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan ini selain memiliki spesialis di nomor tunggal putri juga turun di nomor ganda putri. Permainan nan cantik ala mantan pemain bulutangkis senior nasional Susi Susanti ini berhasil memukau para suporter, khususnya puluhan suporter dari kontingen IAIN Surakarta yang menyempatkan hadir untuk memberi dukungan secara langsung pada dara kelahiran Boyolali 21 tahun silam.

Syukur Alhamdulillah kami bisa memberikan tambahan medali untuk IAIN Surakarta, ungkapnya sesaat setelah pengalungan medali. Medali ini selain secara khusus diberikan kepada orang tua yang telah memberikan doa restunya serta untuk IAIN Surakarta dan seluruh kontingen yang telah bersama-sama berjuang demi nama baik almamater.

Pimpinan kontingen IAIN Surakarta, Dr. Syamsul Bakri mengatakan semangat juang yang diperlihatkan oleh Isni dapat menjadi pembelajaran pada kontingen yang lain, bahwasannya untuk menjadi seorang juara itu tidaklah mudah, banyak rintangan yang harus dihadapi dan butuh mental yang kuat untuk menghadapinya. Kami mewakili lembaga mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi atas kerja keras dan hasil maksimal baik yang telah diberikan oleh Isni dan tim bulutangkis serta kepada seluruh kontingen IAIN Surakarta dalam PIONIR di Aceh ini. Semoga PIONIR ke depan IAIN Surakarta akan terus berprestasi dan mampu mempertahankan apa yang telah dicapai sekarang. (Gus/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.