Bg

Pesma FUD Adakan Diskusi Buku Dari Halliday Hingga Hanan Attaki

Diterbitkan tanggal 8 Mei 2019

SINAR – Rabu (8/5), Pesantren Mahasiswa (Pesma) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN Surakarta menyelenggarakan diskusi buku bertajuk Dari Halliday Hingga Hanan Attaki. Buku ini merupakan karya perdana dari para Dosen muda IAIN Surakarta yang tergabung dalam kelompok Dosen Progresif IAIN Surakarta.

Diskusi buku ini rencananya menghadirkan dua pembicara, yakni penulis sekaligus editor buku, Abraham Zakky Zulhazmi dan Nur Rohman. Namun, dikarenakan Nur Rohman, salah satu pembicara, berhalangan hadir, maka selanjutnya diskusi buku diisi oleh Vera Imanti, penulis buku yang merupakan Psikolog dan ahli parenting Biro Konseling dan Psikologi Terapan (BKPT) IAIN Surakarta.

Acara diskusi buku berlangsung lancar dan interaktif, dimana Abraham Zakky Zulhazmi mengawali penjelasan mengenai mengapa buku Dari Halliday Hingga Hanan Attaki disusun. Dosen Dakwah yang akrab dipanggil Zakky ini menjelaskan, buku Dari Halliday Hingga Hanan Attaki merupakan bentuk kegelisahan para Dosen muda sebagai bagian dari generasi milenial, untuk selanjutnya menanggapi sejumlah fenomena terbaru yang cenderung muncul di generasi Z—pasca milenial. Mulai dari gaya dan cara berbahasa, penggunaan sosial media, identitas keberagamaan, sampai pada fenomena ustaz gaul Hanan Attaki yang juga membersamai perilaku beragama generasi Z yang sarat digitalisasi.

Vera Imanti di sisi lain menyoroti fenomena generasi Z melalui kacamata Psikologi, khususnya parenting. Vera memberi catatan tentang bagaimana penggunaan gawai bagi anak dan pentingnya kesiapan orang tua untuk mengawasi anak secara bijak. Menurutnya, bermain gawai bagi anak diperbolehkan, tetapi harus dibatasi waktu serta penggunaannya.

Pelaksanaan diskusi buku dari Pesma FUD ini dihadiri oleh sejumlah peserta yang mayoritas adalah generasi milenial dan generasi Z. Hal ini dirasa sesuai dengan segmentasi utama buku Dari Halliday Hingga Hanan Attaki, yang mana mengusung topic kekinian guna membahas fenomena kehidupan pada generasi Z. Lebih lanjut, buku ini diharapkan dapat memberikan tenaga baru bagi dosen progresif IAIN Surakarta untuk terus berkarya dan menghasilkan kejutan baru lainnya. (JnR/ Humas Publikasi)

Sumber: Pesma FUD

Komentar ditutup.