Bg

Workshop Penyusunan SOP LP2M, WR 1: Ini Penting Agar Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Ada Standar Operasional Sebagai Kemudinya

Diterbitkan tanggal 16 Oktober 2020

SINAR- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Surakarta kembali menyoroti pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam suatu kegiatan. LP2M melihat bahwa pentingnya penelitian dan kegiatan pengabdian adalah sebuah kegiatan yang berkesinambungan dari tahun ke tahun sehingga dibutuhkan SOP yang memberikan standar yang realistis dan terukur.

Mendatangkan Dr. Arif Maftuhin dan Dr. Muhrisun dari UIN Sunan Kalijaga untuk sharing tentang gambaran SOP telah berjalan. Namun kedua narasumber mengajak seluruh peserta yang hadir di Hotel Griya Persada Jogjakarta, Jum’at (16/10), untuk berdiskusi hingga menemukan masalah yang ada dari tiap lembaga kemudian mereviewnya sehingga para peserta bisa menentukan SOP yang realistis terhadap keadaan lembaga masing-masing.

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Imam Makruf dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. H.Syamsul Bakri mewakili Rektor IAIN Surakarta. Dr. Imam Makruf mengatakan dalam sambutan pembukaan, SOP itu menjadi penting sebagai kemudi dalam suatu kegiatan. Terlebih lagi, dua dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terbebankan di LP2M. Maka ujung tombak ini penting membuat SOP tentang penelitian da pengabdian hingga wilayah prodi”,ucapnya.

Menanggapi itu, Ketua LP2M, Dr. Zainul Abas mengatakan bahwa amanah dari renstra yang telah disusun IAIN Surakarta yang menjadikan kegiatan pembuatan SOP ini terlaksana. Ke depan bahwa sebuah kegiatan hingga follow up nya perlu terukur dan terstandar sehingga masyarakat akademik lainnya bisa merasakan manfaat dari penelitian dan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh civitas akademika IAIN Surakarta. (Gie/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.