Bg

Bantu Tingkatkan Sistem Imun, Centre for Halal Research IAIN Surakarta Donasikan Susu Kefir untuk RSUD Dr. Moewardi

Diterbitkan tanggal 17 April 2020

SINAR- Jumat, 17 April 2020 sebanyak 100 botol kefir  telah didonasikan oleh Centre for Halal Research (CHR) IAIN Surakarta kepada tenaga medis di lingkungan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk turut serta CHR IAIN Surakarta dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Donasi sendiri berasal dari swadaya anggota CHR IAIN Surakarta.

Adapun kefir yang didonasikan merupakan hasil olahan dari Penggiat Kefir Boyolali (KefirBoy) bekerjasama dengan CV Biotresno Company. Pelaksanaan program menyasar kelompok rentan Covid-19, yaitu tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat di lingkungan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Donasi susu kefir ini dilakukan selain untuk membantu garda depan penangan Covid-19 dalam meningkatkan sistem imunitas, juga untuk membantu UKM susu kefir yang terdampak secara ekonomi atas pandemi Covid-19.

Penyerahan donasi dilakukan langsung di RSUD Dr Moewardi bagian KSM Paru oleh Bp Joko Roby Prasetiyo, M.Ag mewakili tim CHR IAIN Surakarta. ‘Kami sebagai garda depan penanganan Covid-19 RSUD Dr Moewardi berterimakasih kepada CHR IAIN Surakarta atas donasi susu kefir’, ujar dr.A. Farih Raharjo, Sp.P(K) mewakili KSM Paru RSUD Dr Moewardi pada saat menerima donasi.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum ditemukan vaksinnya. Proses penyembuhan dan pencegahan sangat bergantung dengan imunitas dari masing-masing individu. Susu kefir diketahui memiliki kemampuan untuk meningkatkan respon imun non spesifik di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan susu kefir mempunyai kandungan bakteri baik (probiotik) dengan jenis yang beragam. Keberadaan bakteri baik ini akan mempunyai efek fungsional salah satunya menjaga kesehatan jalur pencernaan, selain itu susu kefir juga mempunyai potensi sebagai antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Manfaat ini yang secara tidak langsung akan dapat meningkatkan sistem imunitas tenaga medis dalam menghadapi pandemic Covid-19. (Zat/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.