Bg

Dikukuhkan Sebagai Profesor, Prof. Giyoto Paparkan Weblinguistik Dalam Sosiolinguistik

Diterbitkan tanggal 16 Oktober 2020

SINAR– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta kembali menggelar sidang senat terbuka pada Jumat (16/10). Bertempat di Gedung Graha kampus setempat, sidang kali ini beragendakan pengukuhan profesor dalam bidang ilmu linguistik murni dan terapan. Beliau adalah Prof. Dr. Drs. H. Giyoto, M. Hum yang mendapat penghargaan tertinggi atas capaiannya di bidang akademik. Pada kesempatan tersebut Prof. Giyoto menyampaikan pidatonya dengan tema Proposing Weblinguistik Dalam Sosiolinguistik. Dalam paparannya ia menjelaskan tujuan ilmu ini adalah
untuk menunjukkan hubungan konvensi bahasa dengan aspek aspek lain dari budaya, termasuk budaya masyarakat digital sekarang ini”, jelasnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan dikarenakan kondisi interaksi masyarakat sekarang banyak memakai perangkat lunak web pada internet maka diperlukan studi bahasa dalam pemakaiannya di web secara khusus, yakni studi Weblinguistik. Weblinguistik mencakup semua pemakaian bahasa yang riel dalam web baik secara interaktif maupun terjeda, lisan maupun tulisan, sambungnya. Jenis interaksi ini dapat face to face, face to text, text to text, audio to audio, text to audio, dan sebagainya, yang disediakan oleh penyaji aplikasi interaksi di web. Diharapkan manfaat dari studi ini dapat mengembangkan keilmuan sosiolinguistik dan terapannya pada aspek ekonomi, sosial budaya, politik, perencanaan bahasa, pemertahanan bahasa, pengajaran bahasa, ideologi, agama, dan sebagainya. Terakhir beliau menyampaikan ini merupakan usulan awal untuk mengkhususkan kajian penggunaan bahasa yang dipakai pada aplikasi-aplikasi web yang memfasilitasi interaksi antarpenutur baik interaktif maupun monolog, yang dikaji secara sosiolinguistik. Harapannya dari proposal ini menjadi pematik dalam kita menanggapi interaksi manusia dengan media digital dalam web yang berkembang dengan pesat,luas, mudah, cepat, lebat, dan padat”, tutupnya.

Sementara itu Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, S. Ag., M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan selamat atas pencapaian tertinggi di bidang akademik, dalam hitunganya Prof. Giyoto ini adalah guru besar ke 10 yang lahir dari rahim IAIN Surakarta”, ungkapnya. Kemudian beliau juga mengatakan ini harus menjadi inspirasi dan motivasi bagi dosen-dosen untuk segera menyusul menjadi guru besar, pada tahun-tahun kedepan harus menjadi warna kuning semua (menjadi guru besar) kampus ini harus jadi persemaian yang subur dan memiliki sejarah baru dengan bertumbuh pesatnya guru besar IAIN Surakarta. Apalagi IAIN Surakarta yang sebentar lagi menjadi universitas harus semakin produktif dan memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara, pesannya. (Zat/Humas dan Publikasi)

Komentar ditutup.