Bg

Menyongsong Akhir Tahun Tadris Bahasa Indonesia IAIN Surakarta Gelar Dua Pentas

Diterbitkan tanggal 27 Desember 2018

SINAR- Perjalanan satu semester perkuliahan penyutradaraan telah selesai. Puncaknya mahasiswa Tadris bahasa Indonesia ( TBI ) FITK Iain Surakarta gelar dua pentas. Lakon yeng diangkat dari pementasan tersebut adalah “ awal dan mira” karya utuy T sontani dan “senja dengan dua kelelawar” karya kridjomulyo. Bertempat di taman budaya jawa tengah rabu 26/12/2018 pementasan tersebut digelar sehari.

Dalam kegiatan tersebut di buka secara langsung oleh Siti isnaniah selaku ketua juran TBI FITK Iain surakarta. Dalam sambutanya menerangkan bahwa Kegiatan tersebut merupakan produk dari mata kuliah penyutradaraan yang menuntut mahasiswa untuk bisa mengapresiasi karya sastra dan berperan dalam lakon drama karena salah satu profil tambahan lulusan Jurusan TBI adalah menjadi sutradara dan pemain drama.

Selain itu pengampu mata kuliah budi waluyo mengungkapkan persiapan mahasiswa untuk menggelar pentas ini selama 3 bulan, mulai dari  pengolahan vokal sampai casting. Selain itu beliau juga menerangkan pemilihan naskah pementasan tidak diberikan batasan, mahasiswa diberikan kelonggaran memilih naskah yang sesuai dengan keadaan nyata sekarang, tutupnya

Pada kesempatan pertama dipentaskan lakon senja dengan dua kelelawar. Lakon ini bercerita tentang kisah cinta seorang perempuan yang ditinggal nikah oeh kekasihnya. Pada pentas yang dilakukan TBI 5A di sutradarai oleh Megawati indahsari. Di kesempatan kedua dimainkan lakon “awal dan mira” dengan tema yang hampir sama yaitu percintaan. Lakon ini dibawakan oleh TBI 5 B dengan sutradara Jer.

Pementasan ini selesai pada sore hari. Gelaran ini terselenggara atas kerjasama HMJ TBI dengan taman budaya jawa tengah. Selaku ketua panitia peneyelenggara afrizal mengungkapkan merasa sangat senang dan bangga dengan pementasan hari ini dan dia akan mengevaluasi untuk pementsan tahun depan agar lebih maksimal. (Zat/ Humas Publikasi) #banggaIAINSurakarta) #suksesAPT-A

Sumber: Fauzi Nb

Komentar ditutup.