Bg

Peran Perguruan Tinggi Dalam Peningkatan Taraf Ekonomi Kerakyatan

Diterbitkan tanggal 7 Oktober 2020

SINAR- Melanjutkan diskusi tentang tantangan alih status IAIN Surakarta untuk menajdi UIN Raden Mas Said Surakarta yang pada akhirnya melebarkan wilayah memasuki wilayah Kabupaten Karanganyar, maka diskusi dilanjutkan dengan tema peran perguruan tinggi dalam peningkatan taraf ekonomi kerakyatan, Selasa (7/10) di Hotel Syariah Solo.

Di tempat yang sama ini pula, kemarin, Senin (6/10) telah mengundang tokoh organisasi masyarakat dan tokoh agama Karanganyar yang pada akhirnya sangat mendukung alih status IAIN Surakarta. Untuk selanjutnya hari ini telah didiskusikan bagaimana IAIN Surakarta (proses menuju UIN, Red) dalam menghadapi tantangan ekonomi kerakyatan.Hadir dalam diskusi kali ini Rektor IAIN Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd. Jika kampus 2 didirikan di Karanganyar sesungguhnya ini menjadi deposit yang besar, karena berdirinya kampus menjadi pemicu potensi ekonomi yang besar dan budaya literasi bagi masyarakatnya”, tuturnya. Selain itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Imam Makruf, M.Pd juga mengatakan bahwa keberadaan kampus di satu tempat itu secara tidak langsung akan mengangkat perekonomian masyarakat itu sendiri.

Mendatangkan dua narasumber yakni H. Sobirin, S.Pd.I (Kasi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah) dan Endang Murwanti, S.Sos., M.M (Anggota DPRD Karanganyar) yang masing-masing mengangkat tema materi tentang zakat dan efek positif berdirinya sebuah perguruan tinggi. Kedua pemateri nampak pula mendukung berdirinya kampus 2 IAIN Surakarta di Karanganyar karena prospek geliat ekonomi kerakyatan akan lebih positif. Namun demikian perlua adanya kerjasama dari semua pihak untuk memperlancar alih status dan berdirinya kampus IAIN Surakarta di Karanganyar. Saya berdoa semoga UIN Raden Mas Said benar-benar terealisasi di Kabupaten Karanganyar”, ucap Endang. (Gie/Humas Publikasi)

Komentar ditutup.