Bg

Tata Kelola Kampus Berbasis Ecoculture dan Kiat Pembangunan Laboratorium Agama Secara Swadaya, IAIN Surakarta Berguru Kepada UIN Raden Intan Lampung

Diterbitkan tanggal 8 November 2019

SINAR- Menghadirkan Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Dr. H. Moh Mukri, M,Ag., dalam acara Public Lecture yang bertema Tata Kelola Kampus Berbasis Ecoculture dan Kiat Pembangunan Laboratorium Agama Secara Swadaya, IAIN Surakarta berusaha untuk menjadi green campus. 

Kehadiran Guru Besar sekaligus Rektor UIN Raden Intan Lampung ditujukan untuk ngangsu kawruh atau belajar dari pengalaman UIN Raden Intan Lampung dalam mengelola dan mengembangkan kampus yang berwasasan lingkungan.

Menurut Prof. Mukri, pengembangan eco campus atau green campus dapat dicapai jika visi misi tentang lingkungan yang dituangkan dalam visi misi perguruan tinggi dipahami secara utuh oleh seluruh sivitas akademika kampus. Setelah semua faham dan jelas maka visi misi ini yang akan mengantarkan kampus untuk menerapkannya dalam seluruh aktivitas kampus kemudian secara percaya diri mempromosikannya dalam skala regional dan global.

Pemberian kenang-kenangan kepada Prof. Mukri dalam Public Lecture Tata Kelola Kampus Berbasis Ecoculture dan Kiat Pembangunan Laboratorium Agama Secara Swadaya 2019

Dalam hal lingkungan memang UIN Raden Intan Lampung sudah terlebih dulu dan percaya diri memiliki visi terwujudnya UIN Raden Intan Lampung sebagai rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035.

Disinggung hal tersebut, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd merasa bersemangat kembali untuk membuat hutan mini di dalam kampus IAIN Surakarta. Dalam paparannya, Prof. Mudofir sudah mencanangkan green campus sejak periode pertama menjabat sebagai Rektor IAIN Surakarta, namun dalam pengakuannya hal ini memang tidak mudah diwujudkan karena dalam perjalanan waktu berbagai kebijakan berubah menyesuaikan kebutuhan di IAIN Surakarta.

Namun demikian, Rektor IAIN Surakarta tetap optimis jika suatu saat nanti akan menjadi green campus di lingkungan PTKIN. Disaksikan di hadapan seluruh peserta Public Lecture yakni para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dan Sivitas Akademika IAIN Surakarta. Diskusi dalam Public Lecture bersama Prof. Mukri memang diarahkan untuk berdialog menyoal pengembangan green campus, pembangunan sarana ibadah dan kiat kepemimimpian dalam mengawal perubahan kampus. Hari ini, Jum’at (8/11) IAIN Surakarta banyak belajar dari UIN Raden Intan Lampung, dalam kerangka besar mewujudkan PTKIN yang berkelas, unggul dan berkemajuan. (Gie/Humas Publikasi)

Komentar ditutup.